WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Dalam upaya mendukung penumbuhan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah [IKM], Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perindustrian membangun Sentra IKM di seluruh wilayah Indonesia.
Tak terkecuali, Kabupaten Banyuasin melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan di tahun 2016 juga mengajukan Sentra IKM Sabut Kelapa yang saat ini sudah dibangun. Berlokasi di Desa Teluk Payo Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Kendati, sangat disayangkan anggaran yang sudah direalisasikan pada tahun 2017 bernilai Puluhan miliar rupiah, kini kondisi gedungnya tampak terbengkalai.
Dari pantauan, terlihat rumput liar tumbuh subur di sekitar bangunan. Tak ada aktivitas apapun di gedung tersebut.
Informasi yang dihimpun media wideazone.com, pengerjaan proyek tersebut dibangun tahun 2017 sampai tahun 2018 menghabiskan Dana Alokasi Khusus [DAK] sebesar Rp28 Miliar. Namun hingga kini, lokasi Sentra IKM belum beroperasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan [Koperindag] Banyuasin, Erwin Ibrahim menyebut Jalan lintas masuk menjadi kendala.
“Untuk menjalankan pengoperasian ternyata ada beberapa hal yang harus dilakukan salah satunya jalan masuk,” ujar Erwin saat ditemui di ruangannya, Senin [29/8/2022].
Dirinya membeberkan, jalan tersebut masih rusak sementara masyarakat setempat tidak setuju jika pabriknya beroperasional.
“Kadesnya meminta diperbaiki dulu jalannya sebelum beroperasi, karena nantinya banyak mobil truk akan masuk akibatnya jalan menjadi hancur. Jadi jika belum diperbaiki jalan tersebut akan diblokir,” Katanya menirukan penyampaian dari Kades Teluk Payo.
Untuk saat ini, sambung Erwin, anggaran untuk pembangunan jalan belum ada. Kendati demikian, pihaknya sudah mengajukan ke provinsi. “Sudah di setujui Gubernur dan tahun ini akan dibangun,” ujarnya singkat.
Erwin mengungkapkan, Pembangunan gedung ini mulai dikerjakan dari tahun 2017 sampai tahun 2020. Sentra IKM dibangun dari dana pusat Kementerian Perindustrian senilai 18 Miliar, pengerjaannya secara bertahap mulai dari pembebasan lahan, pembuatan kantor dan bangun gudang.
Diberitakan sebelumnya, dari keterangan Kepala Desa Teluk Payo, Ambotuo menjelaskan dana yang dikucurkan dari pusat untuk pembangunan IKM tersebut sebesar lebih kurang Rp28 miliar yang masuk ke Kas Kabupaten dan pengerjaannya dimulai dari 2017 sampai dengan tahun 2018.
Dirinya menuturkan, Ketika pembangunan IKM mulai dilaksanakan kala itu, pihak kontraktor meminta izin untuk melakukan kegiatan dan warga memberikan rekomendasi.
“Silakan. Namun, selaku pemerintah desa dan masyarakat meminta, seusai pembangunannya, jalan desa harus dikembalikan seperti semula. Namun sangat disayangkan setelah pembangunan gedung IKM, jalan desa sepanjang 1,8 kilometer yang semula mulus, saat ini rusak berat,” ucap Ambotuo. [Desi]








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










