Pengasuh Pondok Pesantren Ekonomi Darul Uchwah Jakarta ini menyampaikan, persaingan yang tidak sehat itu yang menjadi bibit konflik di tengah masyarakat. Keributan yang tidak perlu seringkali muncul karena persaingan seperti ini.
Melihat kondisi tersebut, Kiai Marsudi berpesan agar kita sebagai masyarakat dapat memilah informasi dan tidak langsung percaya dengan apa yang diperoleh dari media sosial.
“Kita harus mampu ‘aridh ‘anil jahilin (tidak pedulikan orang-orang bodoh). Sumber WhatsApp dan media sosial, jangan semuanya dijadikan dalil. WhatsApp dan media sosial harus ditabayyunkan terlebih dahulu,” ucapnya.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

