Ir Haris Iskandar : Ribuan PAUD Tak Terdaftar di Kemendikbud RI

- Jurnalis

Selasa, 26 Februari 2019 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ir Haris Iskandar Phd - Dikmas Kemendikbud, Kadisdik Sumsel Drs H Widodo MPd, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto

Ir Haris Iskandar Phd - Dikmas Kemendikbud, Kadisdik Sumsel Drs H Widodo MPd, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Keberadaan Lembaga Pendidikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan kesetaraan yang ada di Indonesia mendapat apresiasi yang besar dari Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Namun, dilain pihak Kemendikbud RI menyayangkan banyak ribuan PAUD belum masuk dalam NPSP sehingga tak teregister dalam catatan Kemendikbud RI.

Demikian disampaikan Dirjend PAUD dan Dikmas Kemendikbud Ir Haris Iskandar PhD saat menghadiri rapat persiapan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan di Aula Disdik Sumsel, Selasa (26/2). Turut hadir dalam rapat, Kadisdik Sumsel Drs H Widodo MPd, Kadisdik Kota Palembang Ahmad Zulinto, dan jajaran Panitia Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Lebih lanjut dikatakan Haris, bahwa dari ribuan PAUD tersebut ada beberapa diantaranya di Sumsel. Pihaknya tak secara rinci menyebut PAUD di Sumsel yang belum memiliki NPSP. “Kita mencatat ada ribuan PAUD yang belum ada NPSP, dan itu tugas pimpinan dan pemilik PAUD atau PKBM,”ujar Haris.

Silahkan daftar ke Dapodik. Ini penting, dan saya himbau agar segera melakukan registrasi ke Dapodik,”urainya.

Baca Juga:  Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Dikatakan Haris, bahwa saat ini tercatat ada 255.000 PAUD dan PKBM serta pendidikan setara. Termasuk, diluar itu ada ribuan PAUD yang belum memiliki NPSP. “Dan didalamnya ada yang belum mengurus sertifikasi,”ucapnya.

 

“Permasalahan PAUD yang banyak ditemui belum tersertifikasi, sehingga seharusnya ini menjadi tugas dan PR pimpinan PAUD. “Makanya, tahun ini kita targetkan 40.000 PAUD harus tersertifikasi. Tahun lalu, target kita 30.000 PAUD dan terealisasi 32.000 PAUD,”tegasnya. (ken)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Warning Keras LKBH PB PGRI! Guru Jangan Terjebak Kepengurusan Ilegal
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:22 WIB

Kabar Gembira: Pemkot Palembang Buka Seleksi Beasiswa Jenjang Doktor bagi PNS, Pendaftaran Ditutup 14 Juli ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terbaru