Herman Deru Optimis Sumsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

- Jurnalis

Kamis, 5 Agustus 2021 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru Panen Raya Penangkaran Benih Padi di Banyuasin

Gubernur Sumsel H Herman Deru Panen Raya Penangkaran Benih Padi di Banyuasin

Gubernur Panen Raya Penangkaran Benih Padi di Banyuasin

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus menggenjot peningkatan  hasil produksi pangan dari sektor pertanian padi baik di lahan awah irigasi teknis maupun sawah rawah atau lebak.  

Dengan penerapan teknologi pertanian modern ditopang dengan ketersediaan pupuk, alsintan dan bibit unggul serta produktifitas petani yang mumpuni. Pemprov Sumsel yakin daerah ini ke depan akan tetap mempertahankan labelnya sebagai daerah surplus pangan sekaligus sebagai lumbung pangan nasional.  

Gubernur  H Herman Deru di sela-sela melakukan panen raya di lahan Penangkaran Benih Padi Kelompok Usaha bersama Agribisnis (KUBA) Maju Bersama di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, Kamis (5/8) pagi, menegaskan panen penangkaran benih di Kabupaten Banyuasin tersebut hasilnya bukan saja diperuntukkan hanya untuk disebar di wilayah sekitar melainkan juga akan disebar ke  17  Kabupaten kota di Sumsel.  

“Hari ini kita panen di lahan penangkar benih  yang ada di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin, tetapi benih hasilnya panennya nanti bukan hanya untuk dibagikan di Banyuasin saja melainkan juga akan kita sebar ke seluruh Sumatera Selatan,” ucap Herman Deru.  

Sebagai kelompok  tani yang telah menjadi produsen benih bersertifikat, Herman Deru mengharapkan agar Penangkaran Benih Padi Kelompok Usaha bersama Agribisnis (KUBA) Maju Bersama di Desa Sako Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin dapat menjadi contoh bagi daerah atau kelompok tani lainnya.

Untuk itu dia juga mengharapkan benih yang telah dihasilkan dapat segera dipasarkan melalui E-katalog benih. “Artinya kita tidak ingin sembarangan meng E-katalog benih ini karena terbuka di pasar global. Oleh karena itu benih ini harus konsisten makanya perlu juga peran dari semua pihak seperti Dinas Pertanian   Provinsi dan  Kabupaten/kota serta para PPL dilapangan,” imbuhnya.  

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Herman Deru juga mengajak semua stakeholders yang terkait dengan urusan petanian untuk menyamakan persepsi dalam upaya peningkatan produksi pangan. Sehingga Sumsel sebagai daerah penyangga pangan nasional  terwujud dengan maksimal. “Saya sudah beberapa kali melakukan panen di Banyuasin ini.  Karena saya fokus dengan peningkatan produksi pangan Sumsel. Apalagi Banyuasin  masuk empat besar sebagai daerah penghasil beras nasional.  Makanya saya berikan  reward berupa  perbaikan infrastruktur jalan dan Alsintan,” imbuhnya sembari menyebut sektor petanian merupakan salah satu sektor yant tidak terdampak pandemi.  

Sementara itu, Bupati Banyuasin, Askolani mengucapkan terima kasih pada Gubernur Herman Deru  atas dukungannya terhadap kemajuan sektor pertanian Kabupaten Banyuasin. “Kita ucapkan terima kepada Pak Gubernu yang terus memberikan perhatiannya terhadap sektor pertanian di Kabupaten Banyausin,” ucapnya.  

Menurut Askolani penangkar benih ini, menjadi salah satu strategi bagi Kabupaten yang di pimpinnya itu untuk mengembangkan pembibitan benih padi unggul. “Panen hari ini dilahan seluas 20 hektar yang setiap hektarnya mampu menghasilkan gabah 7,3 ton perhektar. Kalau ini dimaksimalkan tentu Banyuasin dapat menjadi nomor satu di Indonesia. jadi tidak ada pilihan lagi maka harus kita maksimalkan,” tegasnya.  

Askolani optimis  Banyuasin kedepan akan mampu menjadi produsen  benih padi unggul  yang dapat memenuhi kebutuhan benih bagi petani di wilayah Sumsel.  

Baca Juga:  Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Di lain pihak, Tukio perwakilan dari    Kuba Maju Bersama juga menyampaikan ucapan terimakasihnya pada Gubernur Herman Deru dan Bupati Askolani yang  sudah berkenan  melakukan panen raya. “Alhamdulilah hari kita panen raya calon benih bersertifikat dengan luas lahan 20 hektar. Setelah panen ini kita langsung proses sertifikasi,” katanya.

Di samping itu, 20 hektar lahan yang akan dipanen ada juga panen benih penangkar  wadaya   dengan luas 90 hektar.

“Kelompok Kuba Maju Ber ama dan Tunas Baru sudah ada sejak tahun 1996, bahkan kita pernah mendapatkan penghargaan dari Presiden RI yaitu Adikarya Pangan Nusantara di Istana Presiden,” terangnya.  

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura(TPH)   Sumsel, R. Bambang Pramono mengatakan kegiatan Integrated Participatory Development dan Management of Irrigation Program (IPDMIP) telah  mulai tahun 2018 hingga   2023 mendatang  yang fokusk  pada pelatihan penyuluhan pertanian dan penyebaran benih. 

“Dari hasil panen benih di lahan 20 hektar tersebut akan kita ambil 1,5 ton yang akan kita bagikan kepada petani-petani lain di Sumsel,” tandasnya.  

Dalam panen kali ini Gubernur juga menyerahkan sejumlah bantuan Alsintan berupa  Traktor roda empat 10 unit, Traktor roda dua 54 unit, Cultivator 12 unit dan pompa air 29 unit. Turut hadir pada kesempatan ini Anggota DPRD Provinsi Sumsel, M Yaser, para FKPD Kabupaten Banyuasin serta para Pimpinan BUMN dan BUMD lainnya.

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
DPRD Kota Prabumulih Gelar Paripurna XXIV Masa Persidangan Ketiga 2026
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 26 Juni 2026 - 19:33 WIB

DPRD Kota Prabumulih Gelar Paripurna XXIV Masa Persidangan Ketiga 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru