Herman Deru Minta Ahmad Najib Tabah, Hadapi dengan Tegar

- Jurnalis

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ahmad Najib saat diwawancarai wartawan

Ahmad Najib saat diwawancarai wartawan

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pasca ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Gubernur Herman Deru berharap Ahmad Najib untuk bersabar atas persoalan yang melandanya.

Selain Ahmad Najib, Kejati Sumsel lebih dulu menetapkan tersangka Agustinus Antoni dan Loka Sangganegara, kasus dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya, Jumat malam [1/10/2021].

Ahmad Najib merupakan Plh Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumsel.

Terkait persoalan yang menjerat anak buahnya itu, Herman Deru sudah mengertahuinya. “Iya, kemarin Najib dan Antoni terseret di kasus ini [Masjid Sriwijaya],” ungkap Deru, Sabtu [2/10/21].

Ia mengaku belum mempelajari kasus yang menyeret Najib dan Antoni.

“Saya belum mempelajari masalahnya beliau-beliau terseret di kasus ini karena apa,” kata Deru.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Menurut Deru, dia belum dapat laporan dari Biro Hukum, karena kejadian penetapan Ahmad Najib terjadi semalam.Sehingga dirinya sudah pada pulang dari kantor.

“Yang jelas saya minta pada Najib dan semua, tetap tabah menghadapi ini dengan tegar. Sampaikan semuanya dengan sebenar-benarnya,” pesannya.

Masih kata Deru, mudah-mudahan prosesnya cepat dan Najib serta kawan-kawan bisa meyakinkan para hakim. “Paling penting menyakinkan keluarga, bahwa ini ujian,” ucapnya,

Terkait dengan kekosongan jabatan, Herman Deru menegaskan dalam waktu dekat akan segera dilantik Asisten III.

Sebelumnya, Agustinus Antoni dan Loka Sangganegara, kemudian Kejati Sumsel kembali menetapkan Ahmad Najib sebagai tersangka dugaan kasus korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya pada Jumat malam [1/10].

Baca Juga:  160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Dari pantauan sekira pukul 21.10 WIB, Ahmad Najib keluar gedung Kejati Sumsel, dengan pengawalan petugas Kejati Sumsel.

Ahmad Najib langsung dibawa ke Rutan Pakjo Palembang untuk dilakukan penahanan terhadapnya selama 20 hari ke depan.

Saat ditanya oleh awak media, Ahmad Najib hanya menjawab seadanya. “Bantu doanya ya,” ujar Mantan Asisten I Kabiro Kesra Pemprov Sumsel tersebut.

Sementara itu saat dikonfirmasi pada Kasi Penkum Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH mengatakan jika sebelumnya tersangka Ahmad Najib sempat diperiksa kesehatannya.

“Sebelumnya tadi yang bersangkutan kita periksa kesehatannya. Hasilnya dinyatakan negatif COVID-19 dan dalam kondisi baik-baik saja,” ujar Khaidirman.

Berita Terkait

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru