Hal itu menyusul setelah adanya rencana pemerintah pusat melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim yang akan melakukan pengangkatan guru berstatus honorer tersebut menjadi PPPK hingga satu juta formasi pada tahun 2021 mendatang.

Dia menjelaskan, upaya itu harus dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan para guru.
“Itu merupakan salah satu langkah kita untuk kesejahteraan para guru ini. Mereka (guru) harus mendapat perhatian,” tegasnya.
Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab besar untuk kemajuan negara. Dimana guru sangat berperan dalam mencerdaskan generasi bangsa.
“Guru ini memiliki tanggung jawab yang tidak mudah. Bukan hanya mencerdaskan generasi muda, tapi juga harus bisa membentuk karakter bangsa itu sehingga memiliki budi pekerti yang baik,” jelasnya.
Sejauh ini, HD sendiri terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru di Sumsel. Seperti beberapa waktu lalu, HD memberikan dukungannya terhadap aspirasi Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer non kategori yang menginginkan besaran gajinya disesuaikan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Namun demikian, HD berharap sistem penggajiannya nanti harus berdasarkan azas keadilan. Dimana penggajian antara guru lama dan yang baru harus disesuaikan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten OKU Timur Drs H. Surya Bhakti mengapresiasi upaya Gubernur Sumsel H Herman Deru dalam mendorong kesejahteraan para guru.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan pak gubernur. Perannya terhadap kesejahteraan para guru sangat besar. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran pak gubernur di HUT PGRI dan HGN ini,” pungkasnya. (Rel/Abror Vandozer)



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
