Dalam orasinya mereka menuntut UU Cipta Kerja dicabut dan dibatalkan. “Kami nyatakan mosi tidak percaya terhadap DPR RI yang telah mengesahkan UU Omnibus Law Cipta Kerja,” ucap peserta aksi.
Lanjut Febri, DPRD Provinsi Sumsel hanya simbol saja, karena terbukti sudah dilakukan beberapa kali aksi. “Namun hanya ditandatangani dan akan disampaikan ke pusat tak pernah disampaikan dan hasilnya pun tidak ada,” ujar Febri yang juga tergabung dalam Forum Mahasiswa Kesehatan.
Terkait massa aksi yang akan ikut bergabung dalam aksi, Febri menjelaskan saat ini massa aksi gabungan dari berbagai elemen, untuk saat ini berjumlah 300 lebih. “Kami akan menunggu juga dari rekan rekan yang juga akan bergabung, estimasi hingga pukul 14.00 WiB, massa akan berjumlah 700 orang,” benernya.
Sementara aksi yang kami gelar di Simpang Lima ini sekaligus konsolidasi rekan rekan peserta aksi. “Untuk Koordinator Lapangan itu Dodi,” tutur Febri sembari mengakhiri bicaranya.
Laporan Abror Vandozer








![Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa [DPP PKB] resmi menetapkan susunan Ketua, Sekretaris, dan Bendahara [KSB] definitif Dewan Pengurus Cabang [DPC] PKB se-Sumatera Selatan untuk periode 2026-2031. Penetapan tersebut diumumkan langsung Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar melalui rapat virtual pada Kamis 11 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260612-WA0000-225x129.jpg)










