“Gunung jelas. Asap kawah tidak teramati,” ungkap Kepala BPPTKG, Kamis (14/9/23).
Aktivitas selain guguran api terdapat gempa guguran sebanyak 54 kali dengan Amplitudo 3-28 mm berdurasi : 33.5-160.5 detik. Sedangkan, gempa low frekuensi 3 dengan amplitudo 3-5 mm dan berdurasi 11.2-11.8 detik.
Gempa Hybrid/Fase Banyak terjadi 208 kali dengan Amplitudo 3-8 mm S-P 0.3-0.7 detik dan berdurasi 4.6-8.9 detik. Disusul dengan gempa vulkanik Dangkal 1 kali dengan Amplitudo 50 mm berdurasi 7.4 detik.
“Tingkat aktivitas sama yaitu masih Level III atau siaga,” jelasnya. (JFA)
Halaman : 1 2



















