Gelar Operasi Pekat, Polres Muratara Sasar Pelaku Narkoba, 3C dan Premanisme

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi Pekat Polres Muratara, Sabtu (11/6)

Operasi Pekat Polres Muratara, Sabtu (11/6)

WIDEAZONE.com, MURATARA | Kepolisian Resor Musi Rawas Utara (Polres Muratara) melakukan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat). Menurut Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto Sik sasaran Operasi Pekat ini adalah para pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), pelaku premanisme dan 3C (curas, curat, curanmor).

Tim Satreskrim dan gabungan personel Polres Muratara melakukan penggerebekan pada Sabtu (12/6) dini hari pukul 05.00 WIB. Penggerebak itu dipimpin langsung Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto Sik didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Perwira Polres Reskrim dan Perwira Narkoba.

“Jumlah personil sebanyak 50 personil serta back up personil Batalyon B Pelopor sebanyak 104 personil yang dipimpin Danki Iptu Antoni,” kata dia.

DIjelaskannya, masing-masing personel dibagi dengan target yang telah ditetapkan, diantaranya DPO Narkoba dan DPO 3C, bandar narkoba, premanisme, perjudian serta rumah atau tempat yang diduga sebagai lokasi transaksi narkoba maupun perjudian.

Baca Juga:  Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

“Kegiatan penggerebekan selesai pukul 10.00 WIB. Petugas mengamankan 18 orang, 15 laki-laki dan 3 perempuan,” ujarnya.

Dari 18 orang yang diamankan beberapa diantaranya memang masuk DPO (daftar pencarian orang) dan seorang kepala desa.

Tak hanya mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti antara lain 34 unit mesin Dingdong, 21 unit R2, 1 unit R4 merk Karimun, 13 pucuk senjata tajam, 3 pucuk senpi laras pendek, 1 pucuk senpi laras panjang, 50 unit HP, 5 lembar STNK, 8 butir amunisi revolver, 1 butir amunisi Laras panjang, 1 klip bening bungkus besar berat 313 gr diduga sabu, 1 bungkus kecil diduga sabu berat 34,18 gram, 1 timbangan digital, 10 botol bong/alat hisap sabu, 2 bal plastik bening, uang kertas Rp. 19.795.000, BB koin Dingdong 1500 koin, 2 korek api, 1 plastik teh cina bertuliskan Qingsaan, dan 2 unit jam tangan.

Baca Juga:  Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin--Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Saat ini belasan orang berikut barang bukti yang diamankan dibawa ke Polres Muratara untuk dilakukan pengembangan dan pendalaman kasusnya.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S MM didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM membenarkan penggerebekan di wilayah hukum Polres Muratara.

“Polri saat ini serius melaksanakan Operasi Pekat. Kita tidak main main dengan masalah narkoba dan penyakit masyarakat lainnya kita akan sikat serta berantas habis sampai ke akar-akarnya,” ucap Jenderal Eko.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Sumsel, AKBP Drs Supriadi MM mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua agar dapat mengawasi keluarganya agar tak terlibat penyakit masyarakat. (Rel/Erison)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Berita Terbaru