Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 Kota Palembang

- Jurnalis

Selasa, 5 Maret 2019 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendikbud-Muhajir Effendy

Mendikbud-Muhajir Effendy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Ribuan guru dan pelajar dari tingkat TK, SMP hingga SMA/SMK ini antusias menyambut Mendikbud, hingga jalan menuju kantor Disdik Kota Palembang, Senin (4/3/2019).

Sebelum menuju ke Disdik Palembang, Mendikbud bersama rombongan salat Subuh berjamaah di Masjid Raya Taqwa yang berada di Jalan Telaga, 30 Ilir Palembang yang dihadiri 3 ribu jemaah. Kegiatan ini sekaligus launching sholat subuh berjemaah di sekolah masing-masing.

Sebanyak 3 ribu jemaah ini terdiri dari 200 murid SD bersama orangtuanya, 500 murid SMP bersama orangtuanya, dan 500 murid SMA. Terlihat pula ratusan pelajar SMP-SMA yang berbaris rapi melukis di atas kanvas di sekitaran jalan Pramuka, Srijaya.

Hadir pada Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan 2019 di Kota Palembang, Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, Kadisdik Prov Sumsel Drs. H. Widodo, M.Pd, Kadisdik Kota Palembang H.Ahmad Zulinto, M.Pd dan tamu undangan Lainnya.

Pada kegiatan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palembang di halaman kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang, Gubernur Sumsel, Herman Deru meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy untuk mengangkat guru honorer di Sumsel menjadi PNS.

Baca Juga:  Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

“Mengingat di Sumsel ini masih banyak tenaga pendidik yang berstatus honorer dan usianya sudah tidak lagi muda, Ada yang usianya sudah 42 tahun, dan sekarang masih mengabdi menjadi guru honorer. Kalau saya bisa sudah saya angkat guru honorer ini,”ujarnya.

Kalau saya bisa sudah saya angkat guru honorer ini,”ujarnya. Deru mengatakan, dirinya tidak punya kewenangan untuk mengangkat guru honor menjadi PNS, Semoga Bapak Menteri dapat menyampaikan hal ini kepada Presiden,”harap orang nomor satu di Sumsel ini.

Menanggapi hal ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy pada sambutannya mengatakan, mulai tahun lalu pemerintah mulai memperhatikan guru honorer. Menurutnya pengangkatan guru honorer dilakukan melalui dua jalur tes yaitu jalur tes PNS dan jalur tes PPPK. “Jalur PPPK itu untuk guru usia di atas 35 tahun yang tidak bisa ikut tes PNS,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Sumsel sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto S Pd MM mengatakan, Kegiatan Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan merupakan publikasi capaian kinerja pemerintah selama 4 tahun terakhir dibidang pendidikan.

Baca Juga:  Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

”Kegiatan ini diharapkan mampu mengimplementasikan inovasi pendidikan yang juga arena untuk prestasi sekaligus sarana promosi dan kompetisi bagi siswa didik, oleh karena semua kepala sekolah beserta guru serta murid-murid diundang pada kegiatan tersebut,” ungkap Zulinto

Pada kesempatan itu secara simbolis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendy secara simbolis menyerahkan daftar Dana Alokasi Khusus (DAK) Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2019 untuk Kota Palembang kepada Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda.

Pada kegiatan tersebut Walikota Palembang Fitrianti Agustinda juga menyempatkan diri membuat mural pada kanvas sebagai wujud apresiasi kegiatan tersebut. Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palembang diisi dengan sejumlah kegiatan antara lain pertunjukan tari kolosal, lomba tari, dan lomba mural tingkat SD-SMP. Kegiatan disemarakkan dengan doorprize sepeda motor dan hadiah sepeda. Selain itu hadiah khusus juga diberikan pada siswa/ siswi sekolah inklusi. (ken)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Tempat Sampah Terbakar! Kobaran Api Merambat ke Area Rawa Macan Lindungan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:00 WIB

Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Berita Terbaru