FPK Dibentuk, Adat Istiadat akan Berkembang

- Jurnalis

Rabu, 9 Februari 2022 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sultan Iskandar Machmud Badaruddin, memimpin rapat FPK Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu [9/2/2022].

Sultan Iskandar Machmud Badaruddin, memimpin rapat FPK Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu [9/2/2022].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Forum Pembauran Kebangsaan [FPK] merupakan wadah untuk membangun kebersamaanan antar suku, sehingga dapat dicapai nilai-nilai kebangsaan yang dapat mengembangkan tradisi masyarakat.

Terkait soal itu, Sultan Iskandar Machmud Badaruddin, mengatakan banyak hal yang dicapai apabila Forum Pembauran Kebangsaan itu terbentuk.

“Kita akan bisa menyatukan persamaan persepsi bagi kemajuan tradisi yang bisa kita kembangkan,” ujar Sultan Iskandar Machmud Badaruddin, seusai rapat FPK Sumsel, di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Rabu [9/2/2022].

Menurut dia, pembauran yang terjadi selama ini, belum menghasilkan nilai-nilai kesamaan persepsi yang optimal.

Karena itu, kata Sultan, di dalam rapat FPK itu banyak hal yang dibicarakan, sehingga anggota dan masyarakat diharapkan bisa menghargai perbedaan yang ada.

Dalam peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 tahun 2006, kata Sultan, masyarakat Indonesia terdapat beragam suku, ras, dan etnis yang berbeda. Karena itu, katanya, semua suku, ras, dan etnis harus mampu melakukan intevritas sosial yang kompak.

Karena itu masyarakat Indonesia yang memiliki keberagaman cara hidup yang sesuai etnisnya masing-masing, harus mampu mengembangkan kebiasaan sesuai tradisinya.

“Paling tidak, dengan adanya upaya untuk melakukan integritas sosial, Insya Allah, tiap suku bangsa bisa melakukan pengembangan adat istiadat, bahasa, dan ekonomi melalui pendidikan formal,” ujar Sultan Iskandar.

Sebagai sosok yang diharapkan mampu mengemban nilai-nilai budaya masyarakat Palembang, Sultan Iskandar berusaha keras untuk mengembangkan nilai tradisi yang ada, sehingga adat iatiadat Palembang akan bisa dikembangkan di dalam kehidupan masyarakat.

Di Indonesia, kata Sultan, banyak suku bangsa yang memiliki nilai traadisi yang beragam. Bahkan tiap tradisi memiliki corak dan bentuk tradisi yang menarik. Karena itu, dengan dibentuknya FPK Sumsel, akan terjadi nilai pembauran yang akan memberikan nilai kekayaan tradisi bagi masyarakat Indonesia.

“Saya akan berada di depan untuk tunjuan pengembangan nilai tradisi dan kebersamaan antarbangsa yang ada,” ujar Sultan Iskandar menutup perbincangan.

Laporan Dede Hidayat
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya
Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang
Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta
Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah
Menbud Fadlizon Buka Pameran Prangko di Kota Tertua: Filateli “King of Hobby”
Catat! Pameran Prangko 20-24 Oktober 2025 Berlangsung di Palembang
Deadline Sebulan! Perwali Tari Sambut Harus Rampung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Jumat, 24 April 2026 - 20:58 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:24 WIB

Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Senin, 29 Desember 2025 - 07:22 WIB

Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:13 WIB

Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah

Berita Terbaru