Ninik menegaskan, salah satu komitmen yang tidak boleh terjadi lagi adalah keterbelahan atau polarisasi bangsa di Pemilu 2019 lalu. Kemudian, pers selalu berkomitmen memegang kode etik jurnalistik dalam bekerja.
“Ketiga, insan pers selalu menjaga komitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” lanjut Ninik.
Berikutnya, pers didorong untuk tidak terjebak dalam arus informasi media sosial yang kebenarannya sering kali sulit dipertanggungjawabkan. Poin selanjutnya adalah Dewan Pers berkomitmen akan selalu menjaga muruah kebebasan pers di Indonesia agar tetap berdiri sebagai pilar demokrasi. (JFA)
Halaman : 1 2



















