COVID-19 Kembali Sasar 10 Pelajar, Disdik dan Dinkes Sidak

- Jurnalis

Selasa, 2 Agustus 2022 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kadisdik Palembang H Ahmad Zulinto melakukan sidak ke beberapa sekolah di Palembang

Kadisdik Palembang H Ahmad Zulinto melakukan sidak ke beberapa sekolah di Palembang

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | COVID-19 kembali merebak, kali ini menyasar 10 pelajar di Palembang dalam minggu keempat kegiatan pembelajaran tatap muka [PTM] 100 persen.

Dikabarkan, kesepuluh pelajar yang terpapar corona itu di antaranya pada tingkat SD dan SMP.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan [P2PDinkes] Kota Palembang Yudhi Setiawan.

Menurut Yudhi, Sejak sekolah dilakukan secara offline, saat ini di Palembang sudah ada 10 siswa SD dan SMP dari dua sekolah yang positif COVID-19.

“Saat ini pihak Dinkes bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Palembang segera melakukan upaya preventif penyebaran secara luas kepada siswa di sekolah yang siswanya terpapar. Kami sekarang sudah melakukan testing dan tracing ke sekolah yang bersangkutan,” terangnya.

Hanya saja, Yudhi mengatakan bahwa sampai hari ini pihaknya tidak bisa mempublikasikan lebih detail alamat serta nama sekolah tersebut.

Ia juga tidak menjelaskan secara rinci, dari 10 berapa pelajar SD dan SMP tersebut yang terpapar Virus Corona.

“Kebenaran itu memang iya, tapi saya tidak bisa memberikan informasi nama sekolah yang bersangkutan karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya.

Kendati demikian, dalam upaya menekan angka penularan COVID-19 pada klaster sekolah, Yudhi juga menjelaskan kembali bahwa pihaknya sudah mengupayakan agar seluruh tim dari sejumlah faskes untuk tetap memperhatikan kondisi seluruh sekolah di Palembang.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

“Kami menugaskan tim dari puskesmas untuk tetap memantau kepatuhan pihak sekolah terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19 agar supaya penyebaran virus ini tidak menyebar luas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan [Kadisdik] Kota Palembang Ahmad Zulinto mengatakan, dirinya sudah mendapat berita penyampaian dari masyarakat melalui Dinkes mengenai adanya siswa SD dan SMP di Kota Palembang terpapar COVID-19.

Meski dirinya belum kroscek di lapangan, tapi Zulinto menyebutkan sekolah yang terpapar tersebut telah diketahui nama sekolahnya.

Oleh karena itu, Zulinto mengimbau kejadian ini menjadi antisipasi bagi seluruh sekolah. “Artinya sekolah sudah menerapkan prokes yang lebih ketat jangan kendor menghadapi COVID-19,” imbaunya.

“Guru harus memberi contoh kepada siswanya agar supaya setiap kali mengajar guru harus memakai masker begitu juga anak anak peserta didik. Kita harus bersama dalam mengatasi masalah penyebaran COVID-19 ini,” sambungnya.

Dia mengajak kepala sekolah, guru dan seluruh warga sekolah harus tertib supaya belajar PTM dapat berjalan lancar. Anak anak ini sudah bosan pembelajaran yang tidak terarah yang mana pendidikan tidak menyambung.

Baca Juga:  CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

“Mudah mudahan kasus COVID-19 di sekolah bisa diatasi dan dirinya pun akan melakukan kroscek ke lapangan kepada sekolah yang terpapar tersebut, apa karena kelalaian atau ada klaster dari luar yang membawa COVID-19 ke sekolah tersebut,” ungkapnya.

Zulinto menyebutkan sekolah yang terpapar tersebut akan di karantina sementara.

Kepada pihak sekolah, Zulinto kembali mengimbau apabila di sekolahnya ada siswa yang sakit pilek atau batuk segeralah anak tersebut diistirahatkan di rumahnya agar supaya tidak menular pada anak anak yang lain.

“Kepala sekolah dan guru harus tau kesehatan siswanya, apabila ada siswa yang kurang sehat segeralah panggil orang tua siswa tersebut agar membawa anaknya pulang ke rumah,” ujarnya.

Kalau perkembangan penyebaran COVID-19 di sekolah ini cepat pihaknya akan melakukan tindakan yang cepat pula, agar kasus ini tidak menyebar luas.

Yang terpenting untuk mencegah penyebaran COVID-19 sekolah harus benar benar menerapkan prokes yang ketat.

“Sekolah harus ada tempat cuci tangan, cek suhu, hand sanitizer dan menyediakan masker kalau ada siswa atau guru yang tidak membawa masker,” tuturnya.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA
Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan
CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar
Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Koalisi Pers Gandeng Kompolnas-DPRD, Desak Polda Sumsel Tuntaskan Kasus Penganiayaan Dua Jurnalis

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Nyaris Dua Tahun Jabat Dirut Pasar, Pengangkatan Dedi Siswoyo Dipertanyakan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:38 WIB

CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:47 WIB

RAPBD Perubahan OKU Timur 2026 Dikabarkan Ditolak Kemendagri, Enos: Belum Ada Surat Resmi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Berita Terbaru