Cegah Pandemi Corona Di Semendo, Kapolsek Semendo: Stiker Tabel ODP Dipasang

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2020 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas menempelkan stiker tabel ODP

Petugas menempelkan stiker tabel ODP

WIDEAZONE.COM, SEMENDO — Pencegahan pandemi virus corona terus digalakan pemerintah diberbagai wilayah Indonesia, tak terlepas di wilayah Semen Darat Laut (SDL) Kabupaten Muaraenim.

Dalam mengantisipasi merebaknya wabah corona, Kapolsek Semendo AKP Feri Firdiyanto SE bersama Danramil Kapten Kaveleri Aprizal, Camat SDL dan Kepala Desa Pulau Panggung memasang stiker tabel di rumah warga yang terindikasi Orang Dalam Pengawasan (ODP).

AKP Feri Firdiyanto mengatakan, stiker tabel yang bertuliskan sedang isolasi selama 14 hari ini bertujuan agar lingkungan di sekitar rumah warga dapat mengetahui terdapat oarang dalam pemantauan.

“Warga di sekitar lingkungan dapat mengetahui terdapat ODP, mereka pun bisa mengawasi dan mengingatkan ODP bahwa dia masih dalam pengawasan dan pemantauan,” kata Kapolsek Semendo.

Ia juga mengimbau ke pada masayarakat Semendo khususnya bagi pendatang dan warga yang baru pulang dari luar daerah zona merah COVID-19 untuk segera melapor ke pemerintah setempat.

“Bagi warga desa Pulau Panggung Kecamatan Semendo Darat Laut, kami akan memasang stiker tabel bertuliskan masa isolasi 14 hari bagi ODP dan perangkat desa akan meminta identitasnya berupa KTP untuk didata. Hal ini dilakukan untuk memperjelas dari mulainya isolasi pemantauan hingga selesai,” imbau AKP Feri.

Baca Juga:  PALEMBANG DARURAT ASAP: 297 Titik Karhutla--ISPA Tembus 115 Ribu Kasus, Tertinggi dalam 4 Tahun ‎
Stiker Tabel ODP
Stiker Tabel ODP

Lanju Kapolsek, penitipan KTP ODP diserahkan ke pemerintah desa, agar objek tidak berpergian ke luar lokasi selama masa isolasi.

“Setelah dinyatakan tidak terpapar corona dan telah menjalani masa isolasi diri maka pemerintah setempat akan mengembalikan identitasnya dan mencabut stiker tabel yang terpasang di rumah ODP,” jelasnya.

“Solusi yang kita lakukan ini, agar kita bisa sama-sama mengawasi, tanpa peran masyarakat, tanpa partisipasi masyaratat mungkin kami agak sulit melaksanakannya,” ungkapnya.

“Alhamdulillah masyarakat semendo mendukung kegiatan ini dan mengapresiasi terhadap kegiatan ini. Mari kita dukung pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona, dengan cara Jaga Kebersihan Pribadi dan Lingkungan, Gunakan Masker saat Beraktivitas, Cuci Tangan dengan Sabun Sebelum dan Sesudah Aktivitas,” tutup Kapolsek Semendo.

Baca Juga:  Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Sementara itu, Kades Pulau Panggung, Maman Bagus Purba, menuturkan, pemasangan stiker tabel di peruntukan bagi rumah warga yang baru pulang dari luar daerah yang ditetapkan zona merah.

“Tak berarti kami memvonis orang tersebut terjangkit corona, tapi untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengikuti standar prosedur kesehatan,” tutur Kades Maman.

“Pengawasan ODP telah kami sepakati bersama Kapolsek, Danramil dan Kades untuk memasang stiker tabel pada rumah orang yang baru pulang ke desa,” ujar Sekcam SDL Dr Supani.

Hal senada disampakan, Danramil, Kaptenkav Aprizal, masyarakat semendo yang baru pulang dari luar daerah (zona merah), harap lapor ke aparat desa dan mengisolasi diri selama 14 hari.

“Sehingga bisa diawasi apakah terjangkit corona atau tidak, apa bila terjangkit harap segera melapor dan cepat-cepat di bawa kerumah sakit,” harapnya.

Laporan Alamsyah

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB