Kelima sistem nilai itu adalah, empat konsesus nasional, penguatan nilai Pancasila dan moderasi beragama. Kemudian penguatan akar budaya bangsa, serta pembangunan kesejahteraan.
Penguatan kelima sistem nilai itu, kata Boy, dapat memperkokoh ketahanan masyarakat dalam menghadapi ideologi terorisme. Karena ideologi terorisme ini selain tidak sejalan dengan sistem nilai kehidupan berbangsa, juga bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.
Karenanya, tambah Boy, kerja sama dengan masyarakat akan semakin memperluas diseminasi informasi tentang bahaya penyebaran paham radikalisme ini. Ia menekankan, 80 ribuan desa di Indonesia dapat menjadi bagian terdepan dalam melakukan pencegahan radikalisme, terorisme, dan intoleransi.
Lebih lanjut, Boy menjelaskan, sosialisasi dan penguatan peran masyarakat ini bukan hanya untuk memperkuat karakter bangsa. Tapi juga dapat membangun kepekaan dan sistem deteksi dini di masyarakat.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya



![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-225x129.jpg)




![Komandan Satgas [Dansatgas] TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang, Kolonel Arh Erik Novianto SSos](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260813-WA0025-225x129.jpg)
![Festival Perahu Bidar Tradisional [gambar Ist]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260817-WA0010-129x85.jpg)








![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)
