KEGANASAN harimau yang turun dari habitatnya di kawasan kantung Bukit Dingin.seluas 63 ribu hektare yang membentang di Kabupaten Lahat-Kota Pagaralam-Empat Lawang serta kantung Bukit Jambul Putih seluas 282 hektare, mulai membakar kemarahan warga.
Setelah empat korban pertama habis diterkam dan dilalap kucing besar itu, kini seorang warga Desa Pajar Bulan Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, Isuadi (35) diduga tewas dimangsa hewan buas tersebut.
Dari pantauan Wideazone.com dan Zoom Post di lapangan, warga Desa Pajar Bulan terlihat marah setelah rekan mereka Isuadi ditemukan dalam kondisi tubuh yang terpotong-potong.
“Kami baru bisa menemukan potongan paha Isuadi. Untuk menemukan secara keseluruhan tubuh teman kami itu, secara beramai-ramai kami mencarinya ke sana-sini,” ujar Jon (30) dan Cipta (33) gusar.
Kedua lelaki itu belum bisa memberi keterangan lebih dalam tentang kematian Isuadi tersebut. “Apalagi kami sedang mencari potongan tubuh Isuadi lainnya,” tambah Jon.
Karena itu, katanya, sebelum masyarakat melakukan perlawanan untuk membinasakan hewan-hewan buas tersebut, mereka meminta pemerintah untuk menertibkan harimau-harimau itu kembali ke habitatnya.
Jon meminta agar pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan instansi terkait lainnya untuk bersikap tegas. Sebab, katanya, sudah ada lima korban termasuk Isuadi yang diterkam harimau-harimau itu.
“Saat ini warga berada dalam keadaan khawatir dan takut diteror harimau-harimau tersebut. Namun kami juga bisa beraksi keras. Apabila rasa takut habis, yang kami khawatirkan adalah kemarahan warga untuk mengejar dan membinasakan kucing-kucing besar itu,” tegasnya. (*)
Laporan Agustiawan/Alamsyah
Editor Anto Narasoma



![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-225x129.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-225x129.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-225x129.jpg)



![Regulasi Izin Pertambangan Rakyat [IPR] dan tata kelola distribusi bahan bakar minyak [BBM] menjadi fokus pembahasan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan [Sumbagsel] bersama Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0026-129x85.jpg)
![Massa Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA Sumsel] menggeruduk Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan [Kejati Sumsel], Jumat 23 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261023-WA0012_copy_1489x694-129x85.jpg)
![Kota Palembang menggandeng Rumah Sakit Permata Palembang melalui penandatanganan nota kesepahaman [Memorandum of Understanding/MoU] yang dirangkaikan dengan kegiatan donor darah, Kamis 22 Oktober 2026, di RS Permata Palembang.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261022-WA0007-129x85.jpg)




![Pengamat politik Sumatera Selatan sekaligus Sekretaris Wilayah Asosiasi Ilmu Politik Indonesia [AIPI] Sumsel, Ahmad Haekal Al-Haffafah.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261021-WA0001-360x200.jpg)
![Corporation Anti Corruption Agency Sumatera Selatan [CACA-Sumsel] bersama PB Front Pemuda Merah Putih [FPMP] dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Selasa 20 Oktober 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261020-WA0016_copy_1519x678-360x200.jpg)

