BKSDA Harus Bersikap atas Teror Harimau

- Jurnalis

Minggu, 22 Desember 2019 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Harimau

Ilustrasi Harimau

KEGANASAN harimau yang turun dari habitatnya di kawasan kantung Bukit Dingin.seluas 63 ribu hektare yang membentang di Kabupaten Lahat-Kota Pagaralam-Empat Lawang serta kantung Bukit Jambul Putih seluas 282 hektare, mulai membakar kemarahan warga.

Setelah empat korban pertama habis diterkam dan dilalap kucing besar itu, kini seorang warga Desa Pajar Bulan Kecamatan Mulak Ulu Kabupaten Lahat, Isuadi (35) diduga tewas dimangsa hewan buas tersebut.

Dari pantauan Wideazone.com dan Zoom Post di lapangan, warga Desa Pajar Bulan terlihat marah setelah rekan mereka Isuadi ditemukan dalam kondisi tubuh yang terpotong-potong.

“Kami baru bisa menemukan potongan paha Isuadi. Untuk menemukan secara keseluruhan tubuh teman kami itu, secara beramai-ramai kami mencarinya ke sana-sini,” ujar Jon (30) dan Cipta (33) gusar.

Kedua lelaki itu belum bisa memberi keterangan lebih dalam tentang kematian Isuadi tersebut. “Apalagi kami sedang mencari potongan tubuh Isuadi lainnya,” tambah Jon.

Baca Juga:  Divonis 1 Tahun Penjara, Terdakwa Pulang "Melenggang" Tidak Ditahan

Karena itu, katanya, sebelum masyarakat melakukan perlawanan untuk membinasakan hewan-hewan buas tersebut, mereka meminta pemerintah untuk menertibkan harimau-harimau itu kembali ke habitatnya.

Baca Juga:  Semifinal Prancis vs Spanyol Bikin Nobar TVRI Sumsel Membludak

Jon meminta agar pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan instansi terkait lainnya untuk bersikap tegas. Sebab, katanya, sudah ada lima korban termasuk Isuadi yang diterkam harimau-harimau itu.

“Saat ini warga berada dalam keadaan khawatir dan takut diteror harimau-harimau tersebut. Namun kami juga bisa beraksi keras. Apabila rasa takut habis, yang kami khawatirkan adalah kemarahan warga untuk mengejar dan membinasakan kucing-kucing besar itu,” tegasnya. (*)

Laporan Agustiawan/Alamsyah
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
HUT ke-157 Lahat, Gubernur Herman Deru Tekankan Pembangunan Berbasis SDM dan Data Akurat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Gubernur Herman Deru Resmikan RS AR Bunda Assalam, Tegaskan Pasien BPJS dan Non-BPJS Harus Dilayani Setara

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB