Banjir di Palembang Tewaskan Dua Orang, Berikut Kronologinya

- Jurnalis

Sabtu, 25 Desember 2021 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir di Palembang Hilangkan Dua Nyawa

Banjir di Palembang Hilangkan Dua Nyawa

CURAH hujan yang mengguyuri sejak dini hari hingga siang telah menewaskan dua orang di wilayah Kota Palembang.

Pertama seorang wanita yang yang hilang terseret arus banjir, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

“Iya, untuk korban tenggelam tadi, sekira pukul 14.09 WIB sudah ditemukan,” kata Kapolsek Kalidoni Palembang AKP Irwan Sidik saat dimintai konfirmasi, Sabtu [25/12/2021].

Irwan menyebut pihaknya hingga saat ini masih menyelidiki identitas korban. Korban ditemukan sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.

“Identitas korban masih kita selidiki. Kita menemukan korban lokasi sekitar 20 meter dari TKP,” kata Irwan.

Motor korban jenis Vario, kata dia, saat ini sudah diamankan di Mapolsek, dari ciri-ciri fisik, korban diduga berusia sekitar 40 tahun dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum.

“Barang bukti motor korban jenis Vario sudah kita amankan di Mapolsek untuk identifikasi. Dari fisiknya, korban diduga berusia 40 tahun. Selanjutnya korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum,” jelasnya.

Sebelumnya, banjir hampir menggenangi seluruh kecamatan di Palembang, Sumatera Selatan [Sumsel]. Seorang wanita dikabarkan hilang terseret arus deras.

“Informasinya, kejadiannya jam 5 Subuh tadi. Ibu itu mau berangkat ke pasar pakai motor. Tapi, sewaktu lewat di lokasi, dia terseret arus. Motornya ketemu, tapi dianya hilang,” ungkap warga sekitar, Johan, saat ditemui terpisah.

Baca Juga:  Musola Baitul Maghfurin Makin Mendekati Rampung, Satgas TMMD Kebut Finishing di H+26

Peristiwa nahas itu terjadi di gorong-gorong kawasan, Kenten Permai, Kalidoni, Palembang. Hingga saat ini tim gabungan, pemerintah setempat, SAR nasional, TNI- Polri masih melakukan pencarian terhadap korban. Identitas korban pun hingga saat ini belum diketahui.

Korban kedua yaitu seorang Dosen di Palembang, Sumatera Selatan tewas usai tersengat listrik. Pria yang telah lanjut usia tersebut tewas diduga karena tersengat aliran listrik saat banjir melanda di kediamannya di kawasan Sukarami, Palembang.

“Iya benar, ada warga kita yang meninggal dunia karena tersengat listrik, pagi tadi. Infonya memang dosen,” kata Camat Sukarami Palembang, M Fadly.

Diketahui korban tersebut bernama Azili [53]. Dia merupakan seorang Dosen ASN di Universitas Islam Negeri [UIN] Raden Fatah di Palembang.

Terpisah Humas UIN Raden Fatah, Elis membenarkan kabar duka itu. “Benar, Pak Azili memang dosen kita, dia dosen senior, dia dosen PNS di Fakultas Syariah dan Hukum,” katanya.

Pria warga Jalan Padat Karya, Sukabangun II, Kelurahan Sukajaya, Sukarami dikabarkan meninggal dunia lantaran tersengat aliran listrik, akibat rumahnya yang terendam banjir, tadi pagi. Azili meninggal dunia diduga lantaran hendak mencabut aliran listrik dari perabot rumah tangga di rumahnya.

Warga sekitar, Alfarizi mengatakan, saat banjir menggenangi rumah warga sejak subuh tadi. Korban bersama keluarganya berada di lantai dua rumah. Namun, paginya sekitar pukul 07.00 WIB, korban yang hendak mencabut kulkas yang berada di lantai dasar tiba-tiba tersengat aliran lirik.

Baca Juga:  Wadan Satgas Cek Langsung Gladi Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0418 Palembang

“Pagi tadi kejadiannya, kabarnya pak Azili hendak mencabut kulkas karena rumahnya kebanjiran. Tiba-tiba tersengat listrik dan langsung jatuh, rumahnya lantai dasar terendam air selutut orang dewasa,” katanya.

“Awalnya mungkin dikira pingsan dan di bawah ke dokter terdekat dan dilarikan ke rumah sakit namun dinyatakan sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Perwakilan Bagian Umum UIN Raden Fatah, Nedi, yang mendatangi rumah duka mengatakan, jenazah Aziliakan langsung dimakamkan sore ini di TPU Soak Simpur, Sukarami, Palembang

“Iya langsung di makamkan, abis ashar. Kita akan ikut ke mengantar ke pemakaman,” jelas Nedi.

Beberapa daerah yang bukan menjadi langganan banjir kali ini terendam setelah hujan lebat tersebut. BPBD Sumsel saat ini tengah fokus mengevakuasi mobilitas warga.

“Iya, ini rata, hampir seluruh, beberapa titik, tim sudah menyebar untuk melakukan evakuasi kegiatan mobilitas warga,” kata Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori saat dimintai konfirmasi, Sabtu [25/12/2021].

Dia mengaku hampir seluruh wilayah di Palembang terendam banjir. Pihaknya hingga saat masih melakukan pendataan warga yang terdampak. [ab/al]

Berita Terkait

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino
Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar
BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎
200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir
Ironi Efisiensi di Ogan Ilir: Sewa Ratusan Mobil untuk Operasional Pejabat
PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎
70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Petani OKU Timur Diperkuat! 223 Pompa, 32 Traktor Roda Empat hingga 20 Combine Harvester Hadapi Terjangan El Nino

Minggu, 6 September 2026 - 11:48 WIB

Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

BCR Nilai Pernyataan Oknum Anggota DPRD Palembang Tendensius “ASBUN” Ultimatum 2×24 Jam Minta Maaf ‎

Sabtu, 5 September 2026 - 13:03 WIB

200 Mobil Listrik Asal Vietnam Bakal Ngaspal di Palembang, Pantik Sorotan Tajam DPRD, Dishub Belum Tahu Soal Sertifikasi Supir

Selasa, 1 September 2026 - 17:03 WIB

PJU Palembang Dibobol Berulang, 35 Titik Jadi Langganan Pencuri ‎

Berita Terbaru