Antisipasi Keselamatan Warga Korban Banjir di Lahat, PLN Padamkan Listrik 900 Pelanggan

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2020 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Lahat telah menerjunkan tidak kurang dari 60 personil untuk melakukan manuver jaringan serta melokalisir wilayah padam.

PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Lahat telah menerjunkan tidak kurang dari 60 personil untuk melakukan manuver jaringan serta melokalisir wilayah padam.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Hujan deras pada Rabu (08/01/20) malam hingga Kamis dini hari yang mengguyur sebagian wilayah Sumatera Selatan mengakibatkan 4 desa di Lahat terendam banjir hingga 1,5 meter. Hujan deras tersebut juga menyebabkan tanah longsor di jalan Lintas Lahat-Pagaralam.

Seperti diberitakan awak media, tanah longsor terjadi di ruas jalan nasional lintas Lahat-Pagaralam di Desa Pulau Pinang. Longsor sudah menutupi badan jalan dan menimbun satu mobil pickup yang dikendarai warga.

Beberapa desa yang terendam banjir, Desa Tajung Sirih, Lubuk Sepang, Ngulam Baru dan Gunung Kembang dengan ketinggian air diperkirakan antara 1 hingga 1,5 meter sehingga akses ke beberapa daerah tersebut menjadi terhambat.

Terkait banjir yang terjadi di sebagian wilayah Lahat tersebut, Manager Komunikasi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, Bakri mengatakan bahwa banjir tersebut menyebabkan 6 batang tiang jaringan tegangan 20 ribu volt roboh karena tertimbun longsor. Selain itu, demi keselamatan warga sebanyak 60 gardu listrik harus dipadamkan karena panel tegangan rendah yang terendam air.

“Beberapa gardu listrik harus kita padamkan untuk keselamatan warga. Sebanyak kurang lebih 900 pelanggan yang kita padamkan aliran listriknya karena banjir. Hal ini untuk mengantisipasi jika instalasi listrik di rumah-rumah warga terendam air sehingga bisa menimbulkan bahaya”, jelasnya.

Saat ini PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Lahat telah menerjunkan tidak kurang dari 60 personil untuk melakukan manuver jaringan serta melokalisir wilayah padam.

Baca Juga:  DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

“Personil kita turunkan ke lapangan untuk memastikan wilayah yang terendam air, gardu dan jaringan listriknya kita padamkan sementara. Untuk daerah yang masih aman dari banjir, kita upayakan untuk tetap menyala. Jadi wilayah padam kita usahakan sekecil mungkin”, ungkap Bakri.

Baca Juga:  Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal "Sweeping" di Palembang

PLN terus memantau kondisi banjir yang terjadi. Upaya penormalan listrik akan segera dilakukan jika kondisi banjir telah surut pada batas yang aman, serta apabila gardu dan jaringan listrik sudah dalam kondisi tidak terendam banjir.

“Petugas kami terus memantau, dan segera melakukan penormalan jika kondisi dinilai sudah aman, baik untuk peralatan maupun untuk keselamatan warga,” tutupnya. (Abror Vanozer/ril)

 

Berita Terkait

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Sengketa Pengelolaan Universitas PGRI Palembang Masuk Meja Hijau, YPLP PT-PGRI Sumsel Digugat‎
Medco E&P Grissik Dukung Budidaya Lele, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru