Absensi Finger Print Akan Berlaku 1 Februari 2019

- Jurnalis

Kamis, 24 Januari 2019 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG–Menindak lanjuti aturan dari Permen dan aturan ASN bahwa mulai 1 Februari 2019 seluruh ASN sudah menggunakan absensi fingerprint, termasuk juga guru-guru.
Penggunaan absensi fingerprint yang akan diterapkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembanini mendapat dukungan PT Penerbit Erlangga, Salah satu dukungan yang diberikan dengan memberikan ruang bagi stakeholders pendidikan dalam melaksanakan kegiatan Diskusi Panel Sosialisasi Penerapan Kebijakan Fingerprint, kemarin.
Marketing Communication (Marcomm) PT Erlangga Palembang Andika Budiono menjelaskan, diskusi panel yang diselenggarakan di kantor Erlangga Palembang ini diikuti Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri di Kota Palembang. Dalam kesempatan ini dihadiri langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H Ahmad Zulinto, S.Pd.MM.


“Kegiatan diikuti oleh 60 kepala SMPN. Kami sangat mensupport kegiatan ini agar berjalan dengan baik. Seperti slogan PT Penerbit Erlangga bahwa Kami Melayani Ilmu Pengetahuan, dalam artian kami tidak hanya berkutat dengan buku semata tapi juga kegiatan lain seperti pelatihan, seminar atau yang lain berkenaan dengan pendidikan,” kata dia, kemarin.
Seperti diketahui, Penerbit Erlangga merupakan penerbit buku yang berdiri sejak tahun 1952, di tengah keprihatinan kondisi pendidikan nasional pasca Kemerdekaan Republik Indonesia. Kini, Penerbit Erlangga telah membuktikan kesetiaan pada komitmennya untuk berpartisipasi dalam peningkatan kualitas pendidikan Indonesia dengan menerbitkan buku-buku edukatif bermutu untuk semua jenjang pendidikan, mulai dari prasekolah sampai perguruan tinggi dan bahkan untuk kalangan umum/profesional. Tidak hanya menerbitkan buku-buku pelajaran yang berkualitas, Penerbit Erlangga juga aktif terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas guru dan siswa, baik itu berupa pelatihan-pelatihan, seminar, lomba, maupun kegiatan edukatif lainnya.
“Kami juga selalu mengkampanyekan literasi dengan tema Ayo Membaca Untuk Indonesia Yang Lebih Baik. Dalam mewujudkan gerakan literasi ini, Erlangga terus menerbitkan buku-buku terbaik dan bermutu,” terang dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang H.Ahmad Zulinto, S.Pd. MM mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Khususnya Dinas Pendidikan akan segera melaksanakan kebijakan Fingerprint untuk guru sekolah – sekolah Negeri dan Swasta Se Kota Palembang terhitung sejak 1 Februari 2019 mendatang. “Pemakaian Fingerprint ini sesuai Aturan dari Permen dan aturan ASN bahwa mulai 1 Februari 2019 seluruh ASN sudah menggunakan Fingerprint, termasuk juga guru-guru,” terangnya.
Untuk pembelian finger print yang khusus terkoneksi dengan internet tersebut, lanjut Herman, sudah dialokasikan melalui dana BOS dengan seharga maksimal 3 juta rupiah, umumnya sekolah sudah memiliki, namun ada sebagian yang belum. “Tidak sembarang fingerprint yang kita gunakan untuk E Absensi ini dan berlisensi,” jelasnya.
Namun permasalahan sekarang ini kata Zulinto, untuk menerapkan E-Absensi tersebut khsususnya guru di beberapa sekolah yang jaringan internetnya tidak tersedia. Oleh karena itu untuk pihaknya memberikan kebijakan dengan memperbolehkan absensi secara manual, sampai jaringan internet masuk ke sekolah tersebut.
“Mengenai jaringan internet kita telah mendiskusikan dengan orang-orang dari telkom, daerah mana saja yang tidak bisa dijangkau oleh jaringan dan daerah yang bisa dijangkau oleh jaringan dengan memberikan biaya tambahan, serta bagi sekolah-sekolah yang berada di pinggiran untuk membuat sejenis tower sehingga jaringan internet bisa diterima.
Dalam tahap pertama kata Zulinto, mungkin pasti tidak bisa berhasil 100 %, tetapi secara bertahap pihaknya akan melakukan pembenahan – pembenahan kekurangan dari teknis pelaksanaan kebijakan penggunaan E-Absensi ini.(Hasan Basri)

Baca Juga:  Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final

Berita Terkait

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Eks Ketua Forum Guru Honorer Sebut Pernyataan Riza Pahlevi Hanya Slogan
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:55 WIB

AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terbaru