Satgas Polri-Bapanas Sidak HET Beras Pengecer hingga Ritel di OKI

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 22:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Satuan Tugas [Satgas] Pengendalian Harga Beras dari Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama Satgas Pangan Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah pengecer dan ritel beras di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] pada Kamis 23 Oktober 2025, siang.

Tim Satuan Tugas [Satgas] Pengendalian Harga Beras dari Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama Satgas Pangan Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah pengecer dan ritel beras di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] pada Kamis 23 Oktober 2025, siang.

WIDEAZONE.com, KAYUAGUNG | Tim Satuan Tugas [Satgas] Pengendalian Harga Beras dari Ditreskrimsus Polda Sumsel bersama Satgas Pangan Mabes Polri melakukan inspeksi mendadak [sidak] ke sejumlah pengecer dan ritel beras di Kabupaten Ogan Komering Ilir [OKI] pada Kamis 23 Oktober 2025, siang.

Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga beras premium dan medium di Kabupaten OKI relatif stabil dan telah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi [HET] yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Tidak ditemukan adanya pengecer beras dan retail modern di Kabupaten OKI yang menjual beras di luar dari HET,” ungkap Kompol Khoirul Akbar SIK MM, Kasubdit 1 Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Sumsel, yang turut mendampingi pengecekan.

Pengecekan di OKI ini dipimpin langsung Mano Dwi Hartono STP MP, Direktur SPHP Badan Pangan Nasional [Bapanas] RI, dan Kombes Pol Nasrun Pasaribu SH SIK MH dari Satgas Pangan Polri, dengan melibatkan instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  Delapan Sepeda Motor Terjaring KTL di Palembang

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi [Rakor] Satgas Pengendalian Harga Beras yang dilaksanakan sehari sebelumnya, Rabu [22/10], di Ruang Rapat Devia Cita Ditreskrimsus Polda Sumsel. Rakor tersebut dilanjutkan dengan pengecekan lapangan di Pasar Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir [OI].

Dalam rakor yang dipimpin oleh AKBP Listiyono Dwi Nugroho SIK MH, Wadirreskrimsus Polda Sumsel, diinformasikan bahwa Kepala Bapanas RI dijadwalkan akan menggelar ekspose media pada 27 Oktober 2025 mengenai hasil pengawasan dan pengendalian harga beras di daerah, termasuk Sumsel.

“Bagi pelaku usaha yang saat dilakukan pengecekan didapati temuan terkait kenaikan harga beras yang tak mengikuti HET akan diberikan surat teguran dan di-deadline selama satu minggu untuk menyesuaikan harga yang sesuai dengan arahan pemerintah,” tegas AKBP Listiyono.

Baca Juga:  BCR Gebrak Pasar 16 Ilir, Bidik Pusat Ekonomi dan Wisata

Ia juga menekankan agar pengecekan dan pengawasan harga dilakukan setiap hari, dilaporkan langsung ke Bapanas pusat, dan menelusuri harga mulai dari produsen hingga konsumen akhir.

Listiyono menambahkan, regulasi HET beras diatur sesuai pembagian zona berdasarkan Kepbadan No 299 tahun 2025 [beras Premium dan Medium] dan Perbadan 05/2024 [beras SPHP].

Menanggapi kecenderungan harga beras yang lebih tinggi pada akhir dan awal tahun, Bulog telah ditugaskan untuk mendistribusikan Bantuan Pangan beras kepada 18 juta penerima di seluruh Indonesia selama periode Oktober hingga November.

Laporan Suherman | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Senin, 14 September 2026 - 11:42 WIB

Drama Taksi Listrik Asal Vietnam, Sikap Ketua ADO Sumsel? Warganet Bongkar Jejak Seruan Demo

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB