KMP Gelar Literasi Sastra: Inklusi dan Pemerataan Edukasi

- Jurnalis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan KMP dengan gelaran pelatihan Sastra berlangsung di SMK Negeri 1 Palembang, menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, di antaranya Dr Enny Hidayati SS MM, Vebri Al-Lintani, Rita Sumarni, dan Rapanie Igama pada Senin 29 September 2025.

Gerakan KMP dengan gelaran pelatihan Sastra berlangsung di SMK Negeri 1 Palembang, menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, di antaranya Dr Enny Hidayati SS MM, Vebri Al-Lintani, Rita Sumarni, dan Rapanie Igama pada Senin 29 September 2025.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Koalisi Masyarakat Puisi [KMP] memfasilitasi program bantuan pemerintah [Banpem] dalam mengedukasi sastra bagi pelajar dari berbagai SMA/SMK di Kota Palembang terhadap literasi sastra.

Terlebih, upaya tersebut sebagai gerakan KMP dengan gelaran pelatihan Sastra berlangsung di SMK Negeri 1 Palembang, menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten, di antaranya Dr Enny Hidayati SS MM, Vebri Al-Lintani, Rita Sumarni, dan Rapanie Igama pada Senin 29 September 2025.

Ketua KMP, Anwar Putra Bayu mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari Banpem, diperoleh pihaknya tahun ini.

“Dari sekian banyak komunitas yang mendaftar, hanya KMP lolos seleksi dan mendapatkan bantuan. Ini membuktikan bahwa kegiatan ini memiliki manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan apresiasi Sastra di Sumsel,” ujarnya.

Gelaran, ungkap Anwar, menyasar empat titik, dimulai SMKN 1 Palembang, kemudian berlanjut ke SMA Negeri Sumsel, dengan agenda diskusi sastra, pelatihan menulis, hingga sayembara.

Selain itu, sekolah difabel dilibatkan, sebagai bentuk inklusi dan pemerataan akses terhadap pendidikan seni dan sastra. “Tentunya, KMP ingin membangun sistem sastra di sekolah, mendorong lahirnya ekstrakurikuler [sastra], serta memberi ruang tumbuh bagi bibit-bibit penulis muda. Tanpa dorongan, potensi mereka bisa saja mandek,” jelasnya.

Baca Juga:  Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Anwar menilai pembelajaran Sastra masih termarjinalkan, minim atensi di sekolah sekolah, karena tidak ada tenaga pendidik khusus, hanya guru bahasa Indonesia

“Oleh karena itu, KMP hadir untuk membantu guru, mengedukasi siswa dan memberikan motivasi serta wawasan sastra,” ujarnya.

MoU Antara KMP dengan Satuan Pendidikan

Pelatihan diselenggarakan atas dasar kerja sama formal atau MoU KMP bersama pihak satuan pendidikan, di mana akses terhadap fasilitas tempat diberikan, dan KMP menyediakan narasumber bagi peserta didik.

Wakil Kepala SMKN 1 Palembang, Ermaliawati SPd, mengapresiasi gelaran. Dia berujar minat siswa terhadap sastra semakin menurun dan kehadiran pelatihan ini menjadi upaya untuk membangkitkan kembali kecintaan terhadap sastra Indonesia.

Baca Juga:  Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final

“Siswa sekarang lebih tahu tokoh drama Korea daripada sastrawan Indonesia. Ini tantangan kita bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin siswa kembali mencintai puisi dan seni sastra lainnya,” katanya.

Ermaliawati mengungkap pihak sekolah telah memiliki ekstrakurikuler teater yang juga memuat unsur puisi dan drama. Bahkan, setiap kegiatan sekolah dan peringatan hari Kemerdekaan selalu melibatkan teater. “Harapannya kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, siswa yang ingin belajar sastra dapat belajar secara berkelanjutan,” tuturnya.

Selain menumbuhkan cinta terhadap budaya dan literasi, pendidikan sastra juga diyakini pihaknya dapat membantu siswa dalam mengasah kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim dan ekspresi diri yang berguna saat mereka memasuki dunia kerja.

“Dengan memahami sastra, siswa bisa belajar komunikasi yang baik,” kilahnya

“Saling mendukung dalam kelompok dan membentuk karakter positif,” tukas dia. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Berita Terbaru