Kejari Banyuasin Geledah Kantor Dinkes-PMI Soal Dana Hibah

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri [Pidsus Kejari] Banyuasin melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia [PMI] Banyuasin, Rabu 24 September 2025.

Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri [Pidsus Kejari] Banyuasin melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia [PMI] Banyuasin, Rabu 24 September 2025.

WIDEAZONE.com, BANYUASIN | Tim Pidana Khusus Kejaksaan Negeri [Pidsus Kejari] Banyuasin melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan dan Palang Merah Indonesia [PMI] Banyuasin, Rabu 24 September 2025.

Langkah ini dilakukan guna mencari dan mengamankan bukti tambahan terkait dugaan korupsi dana hibah PMI tahun anggaran 2019 – 2021.

Penggeledahan tersebut langsung dipimpin Kasi Pidsus bersama Tim Intelijen Kejari Banyuasin, menyasar sejumlah ruang strategis termasuk ruang Sekretaris Dinas dan Bidang Kesehatan Masyarakat serta juga dilakukan di Kantor PMI Banyuasin.

Baca Juga:  Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi--CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Dari lokasi, penyidik berhasil menyita berbagai dokumen penting dan bukti lain yang relevan dengan kasus.

Kepala Kejaksaan Negeri [Kajari] Banyuasin, Raymund Hasdianto Sihotang, melalui Kepala Seksi [Kasi] Pidsus Giovani menegaskan bahwa penyidikan saat ini berfokus pada dugaan penyimpangan dana hibah PMI.

Baca Juga:  Kinerja 8 Bulan! Kejari OKU Timur Tangani Ratusan Perkara, PNBP Tembus Rp1,22 Miliar

“Sejauh ini, dugaan kami adalah fiktif dan mark-up,” ungkapnya.

Giovani menambahkan, penetapan tersangka masih proses pendalaman. Sementara itu, data kerugian negara masih menunggu hasil perhitungan dan audit resmi dari BPKP Sumatera Selatan.

Laporan Desi OY | Editor AbV

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB