Ritual Adat Ngampar Bide Buka Rangkaian Naik Dango Kedua Pontianak

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Adat Dayak [DAD] Kota Pontianak membuka rangkaian kegiatan Naik Dango Kedua dengan menggelar ritual adat Ngampar Bide di Rumah Radangk Pontianak, Kamis 24 April 2025.

Dewan Adat Dayak [DAD] Kota Pontianak membuka rangkaian kegiatan Naik Dango Kedua dengan menggelar ritual adat Ngampar Bide di Rumah Radangk Pontianak, Kamis 24 April 2025.

WIDEAZONE.com, PONTIANAK | Dewan Adat Dayak [DAD] Kota Pontianak membuka rangkaian kegiatan Naik Dango Kedua dengan menggelar ritual adat Ngampar Bide di Rumah Radangk Pontianak, Kamis 24 April 2025.

Ritual ini menjadi penanda dimulainya perayaan yang berlangsung sejak 25 hingga 30 April 2025 mendatang.

Suasana sakral menyelimuti Rumah Radangk saat para pengurus DAD Kota Pontianak menjalankan prosesi adat.

Penyangahant bernama Erdi memimpin jalannya ritual yang terbagi dalam dua tahap, yaitu nyanggahant mantak dan masak.

Ketua DAD Kota Pontianak, Yohanes Nenes, menegaskan bahwa prosesi Ngampar Bide bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari ritual spiritual masyarakat Dayak sebagai bentuk penyampaian kepada Jubata [Tuhan] tentang penyelenggaraan Naik Dango, sebagai wujud syukur atas hasil panen padi.

Baca Juga:  Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

“Melalui peraga adat ini, kami ingin menegaskan bahwa Naik Dango bukan seperti pekan seni budaya biasa. Di dalamnya terkandung 60 persen ritual adat dan 40 persen seni budaya. Beda dengan Pekan Gawai Dayak yang 100 persen mengedepankan seni budaya,” jelas Yohanes.

Panitia penyelenggara juga memperketat aturan bagi peserta dan pengunjung demi kelancaran acara. Ketua Panitia, Vinsensius Lintas, mengimbau pengunjung agar menjaga ketertiban, keamanan, dan mematuhi arahan petugas, termasuk dalam hal parkir.

Baca Juga:  Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

“Kami minta semua pengunjung tertib, tidak membuat keributan, dan mengikuti arahan petugas, terutama soal parkir agar tidak mengganggu lalu lintas,” tegasnya.

Setelah Ngampar Bide, rangkaian Naik Dango berlanjut dengan ritual Ngalanjukkant yang digelar tepat tengah malam, dilanjutkan misa syukur, pawai budaya, penyambutan tamu, hingga prosesi Ngantat Panompo.

Naik Dango kedua ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga ruang spiritual yang mempertemukan masyarakat Dayak dengan warisan leluhur mereka dalam suasana penuh kekhidmatan.

Laporan Jono Darsono

Berita Terkait

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel
Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya
Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang
Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta
Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah
Menbud Fadlizon Buka Pameran Prangko di Kota Tertua: Filateli “King of Hobby”
Catat! Pameran Prangko 20-24 Oktober 2025 Berlangsung di Palembang
Deadline Sebulan! Perwali Tari Sambut Harus Rampung

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 18:42 WIB

Lawang Borotan Jadi Saksi Gaung Genderang Darussalam KASTA Sumsel

Jumat, 24 April 2026 - 20:58 WIB

Sekda Sumsel Edward Candra Buka Sumsel Budaya Run 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pelestarian Budaya

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:24 WIB

Forwida Sumsel Protes Penggunaan Gandik dalam Lomba Lari di Palembang

Senin, 29 Desember 2025 - 07:22 WIB

Gelar Konser Amal, Seniman Palembang Himpun Rp6,5 Juta

Jumat, 5 Desember 2025 - 19:13 WIB

Pentas PWI Jakarta di Tengah Guyuran Hujan Tetap Meriah

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB