Demisioner!! Zulinto Sebut Estafet Perjuangan PGRI bagi Pemimpin Baru hingga ‘Concen’ Mendikdasmen Soal Pendidikan

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Provinsi [Konferprov] XXIII [23] Persatuan Guru Republik Indonesia, Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] di Hotel Beston, Jumat malam 27 Desember 2024.

Konferensi Provinsi [Konferprov] XXIII [23] Persatuan Guru Republik Indonesia, Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] di Hotel Beston, Jumat malam 27 Desember 2024.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Konferensi Provinsi [Konferprov] XXIII [23] Persatuan Guru Republik Indonesia, Sumatera Selatan [PGRI Sumsel] kembali digelar setelah melalui fase lima tahun untuk memilih the next leader atau pemimpin baru, berlangsung selama dua hari di Hotel Beston Palembang, pada Jumat malam hingga Sabtu, 27-28 Desember 2024.

Ketua PGRI Sumsel, Dr H Ahmad Zulinto SPd MSi mengatakan konferprov merupakan satu ajang pemilihan ketua baru, diselenggarakan dalam 5 tahun sekali, sebagaimana amanat kongres, amanat AD/ART organisasi.

“Setelah dua periode, memimpin organisasi ini, tentunya masanya telah berakhir di penghujung tahun [2024]. Artinya masa bakti telah berakhir, tak bisa lagi masuk dalam kepengurusan,” ungkapnya dalam keterangan.

Alhamdulillah, ujar Zulinto, berbagai laporan disampaikan, termasuk laporan petanggungjawaban kepengurusan, dan itu sudah didengar dan diterima para pengurus 17 kabupaten/kota yang hadir dengan tanpa catatan.

Urai Zulinto, tentunya di dalam organisasi ini terdapat banyak para pendidik [ratusan] di dalamnya [se-Sumsel]. Selain itu, ajang Konferprov merupaka satu momentum PGRI menjadikan para guru untuk lebih profesional, bertanggung jawab, yang benar-benar hebat dalam mengasilkan, mendidik anak-anak bangsa, utamanya bidang kognitif, baik afektif maupun psikomotorik.

Kemudian, diharapkan ke depan PGRI untuk mampu berkolaborasi dengan pemerintah, baik itu legislatif maupun eksekutif, sebaliknya tanpa jalinan sinergi organisasi tidak akan maju. “Berharap ke depan, PGRI terus berjaya, solid, kompak, tanpa harus diobok-obok oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” kata dia.

Baca Juga:  Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Menurutnya, persoalan pernak-pernik, orang-orang ego masuk dalam organisasi biarkan saja. Terpenting, bahwa PGRI selama ini telah bersama-sama memperjuangkan nasib para guru.

“Mudah-mudahan ke depan bagaimana tentang keprofesionalan, kesejahteraan semakin meningkat dan PGRI akan selalu hadir dalam memperjuangkan itu,”

Andil PGRI Terhadap Para Guru PPPK

Zulinto mengungkap ini sudah masuk tahun ketiga, PGRI terus mendorong, memperjuangkan nasib para guru honorer untuk dapat diangkat [guru PPPK/ASN PPPK], baik itu di kabupaten/kota, provinsi hingga pusat, bahu membahu dalam persolan tersebut.

“Patut disyukuri, bahwa Sumatera Selatan, setiap [kabupaten/kota] itu lebih dari seribu para guru yang diangkat menjadi PPPK, termasuk di Kota Palembang mencapai 3000-an. Total guru honorer diangkat PPPK [Sumsel] berjumlah 20 ribu setiap tahunnya,” sebutnya.

“Artinya, perjuangan teman-teman kita [PGRI] di Kabupaten/Kota itu didengar oleh para pejabat ataupun pemerintah [eksekutif-legislatif] di sana, diharap ke depan untuk dapat terus ditingkatkan, bagaimanapun juga para honorer wajib diangkat sebagai PPPK, tidak perlu test, sebab mereka telah lama melaksanakan pengabdian,” tukas dia.

Baca Juga:  CACA Desak Kejati Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjadin dan Bimtek Rp70 Miliar

Kepastian Nasib Para Guru Honorer

Kata Zulinto, bersyukur dengan pak Menteri baru, sebab beliau sangat concen dengan Pendidikan, baik itu pada sektor pengangkatan, kesejahteraan, maupun penempatan. Artinya, bukan soal penggodokan, tapi Pemerintah sudah sangat memperhatikan dengan menyediakan kuota terbanyak untuk pengangkatan PPPK.

Menurutnya, Pak Mu’ti [Menteri Pendidikan Dasar, Menengah/Mendikdasmen] betul-betul mengerti dengan Pendidikan, beliau dari tokoh Muhammadiyah, PGRI sangat beryukur sehingga diharapkan dapat berkoloborasi dalam meningkatkan kualitas pendidik, bagaimana mengangakat para honorer Indonesia.

“Sehingga, bukan hanya digodok, tapi sudah menetapkan kuota-kuota setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan guru,” paparnya.

Usai Demisioner, Estafet Perjuangan bagi Pemimpin Baru

Kata Zulinto, kepemipinan demisioner, tapi estafet perjuangan diharapkan dilanjutkan bagi pemimpin baru [pengurus] PGRI Sumsel.

Selain itu, Soliditas organisasi perlu dijaga, program-program ke depan terhadap pendidikan pro guru, bagaimana meningkatkan kualitas pendidikan, soal perlindungan bagi para tenaga pendidik, secara totalitas harus diperkuat ke depannya.

“Mengapa demikian? bila estafet perjuangan ini ditingkatkan, tentunya para guru akan mencintai organisasi, mencintai para pengurus, dengan dilakukannya hal tersebut, maka soliditas akan terjaga,” urainya.

Laporan Hasan Basri | Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama
Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton
Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019
Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot
Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar
Plang PBB Bapenda Terpasang di Dua Objek IGM, Marzuki Alie Minta DPRD Bersikap Tegas
BREAKING NEWS: Bapenda Palembang Pasang Plang Penunggak Pajak di Dua Objek STIMIK IGM
Palembang Kebagian Rp10 Miliar untuk Karhutla, Pemkot Siapkan Anggaran Pemadaman hingga Penanganan ISPA

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Marzuki Alie Akui IGM Nunggak PBB, Minta Pemkot Palembang Duduk Bersama

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Ratu Dewa: Pemuda Palembang Harus Berinovasi, Jangan Sekadar Jadi Penonton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:34 WIB

Dari Puluhan PTS di Palembang Hanya IGM Dinilai Bapenda Abai Kewajiban Pajak Sejak 2019

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Audit Bapenda Ungkap Tunggakan PBB Yayasan STIMIK IGM, Perluasan Bangunan Juga Disorot

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:54 WIB

Korupsi Lampu Jalan Palembang, Dua Tersangka Ditahan! Kerugian Negara Rp3,07 Miliar

Berita Terbaru