Pencarian Korban Hanyut di Sungai Pawan Masuk Hari Kedua Terkendala Cuaca: Penyisiran Dijadwalkan 7 Hari

- Jurnalis

Sabtu, 11 Mei 2024 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencarian terhadap Sandro, korban hanyut di Sungai Pawan, Kecamatan Sandai, saat mandi masuk hari kedua, Sabtu 11 Mei 2024. Penyisiran yang dilakukan Tim SAR Gabungan di TKP terkendala cuaca, dan dijadwalkan selama 7 hari.

Pencarian terhadap Sandro, korban hanyut di Sungai Pawan, Kecamatan Sandai, saat mandi masuk hari kedua, Sabtu 11 Mei 2024. Penyisiran yang dilakukan Tim SAR Gabungan di TKP terkendala cuaca, dan dijadwalkan selama 7 hari.

WIDEAZONE.com, KETAPANG | Pencarian terhadap Sandro, korban hanyut di Sungai Pawan, Kecamatan Sandai, saat mandi masuk hari kedua, Sabtu 11 Mei 2024. Penyisiran yang dilakukan Tim SAR Gabungan di TKP terkendala cuaca, dan dijadwalkan selama 7 hari.

“Memasuki hari kedua, Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari korbam yang hanyut dan tenggelam di Sungai Pawan saat mandi. Meski cuaca tidak mendukung, pihaknya bersama SAR tak mengenal rasa lelah,” ungkap Kapolsek Sandai Iptu Alfadamansyah STRK SIK dalam keterangan tertulisnya Sabtu [11/5].

Baca Juga:  AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Jelas Iptu Alfadamansyah, pada hari kedua, pencarian dimulai dari pukul 07.30 hingg 17.00 WIB beranggotakan di antaranya 2 personel Polsek Sandai, 1 dari Koramil, 4 anggota dari BPBD Kabupaten Ketapang.

“Tim melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Pawan dengan diawali briefing pukul 07.00 pagi,” ujarnya.

“Tim Gabungan melaksanakan SAR H.2 dengan metode penyisiran permukaan radius 1.5 Nm², dari LKK dan melakukan penyelaman apabila memungkinkan,” sebut Kapolsek Alfadamansyah.

Baca Juga:  Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Hingga saat ini, ujar Kapolsek, korban belum ditemukan dan arus sungai masih lumayan deras. “Pencarian dari Basarnas dan BPBD Ketapang dijadwalkan selama 7 hari,” urainya.

Untuk diketahui, di lokasi pencarian masih diguyur hujan lebat sehingga mengakibatkan debit air meningkat dan berdampak kendala bagi Tim SAR Gabungan.

Berita Terkait

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes
Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎
Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut
Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri
Bareskrim Tetapkan Teguh Sumarno dan Mansyur Arsyad sebagai Tersangka, Zulinto: Berpotensi Merembet ke Sumsel
Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan
Semarak Harlah ke-28, PKB Sumsel Gelontorkan 1250 Karung Beras hingga Nobar Final Pildun 2026
Komisi II DPRD Prabumulih Minta Klarifikasi PD Petro Prabu soal Dugaan Penggelapan

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:21 WIB

Subsidi Energi Bengkak Rp3,5 Triliun, BBM Dibatasi–CNG Gantikan LPG hingga Tantangan LisDes

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:17 WIB

Diduga Gelapkan SHM Klien Senilai Rp1,5 Miliar, Oknum Notaris di Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel ‎

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:06 WIB

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PGRI Resmi Bergeser ke Meja Penuntut

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gelombang Protes Tower Mandiri, Warga 24 Ilir Desak DPRD Gelar RDP dengan Adhi Karya dan Bank Mandiri

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:51 WIB

Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Berita Terbaru