54 Pelaku Tawuran, Sajam hingga Ratusan Kendaraan Tanpa Dokumen dan Knalpot Brong Terjaring Patroli Gabungan Ramadan 1445 Hijriah

- Jurnalis

Minggu, 17 Maret 2024 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelaran patroli gabungan yang dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo SIK MIK berhasil menjaring 54 pelaku tawuran, sajam hingga ratusan kendaraan tanpa dokumen dan knalpot brong.

Gelaran patroli gabungan yang dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo SIK MIK berhasil menjaring 54 pelaku tawuran, sajam hingga ratusan kendaraan tanpa dokumen dan knalpot brong.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Gelaran patroli gabungan yang dipimpin Kapolda Sumsel Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo SIK MIK berhasil menjaring 54 pelaku tawuran, sajam hingga ratusan kendaraan tanpa dokumen dan knalpot brong.

Hal tersebut dilakukan ratusan personel gabungan [TNI-POLRI, Satpol PP, Dishub, Polantas] sebagai upaya memberikan situasi Kamtibmas yang aman dan nyaman di bulan suci Ramadan 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Patroli gabungan digelar di dua tempat meliputi, di markas komando Dirlantas dan di halaman DPRD Provinsi dengan kekuatan 200 personel jajaran Dirlantas, 502 personel gabungan [Polda, Polrestabes Palembang, POM TNI, Kodim, Satpol PP, Dishub serta instansi terkait lainnya].

Kegiatan yang dilaksanakan dengan patroli gabungan skala besar, melakukan razia dan penindakan berbagai bentuk pelanggaran dan potensi gangguan kamtibmas.

Hingga Minggu pagi 17 Maret 2024, telah menjaring 54 orang [46 pelaku tawuran dan minuman keras], 2 pelaku pembawa Sajam, 4 pelaku pencurian kendaraan bermotor [ranmor]-handphone beserta penadahnya dan 2 pelaku penganiayaan.

Barang bukti yang turut diamankan di antaranya 115 unit kendaraan R2 dan R4, 100 buah knalpot brong dan tanpa dokumen lengkap. Disamping itu, 3 bilah sajam jenis pisau dan parang, 7 liter tuak, 2 ikat mercon dan 5 ikat sarung yang digunakan tawuran.

Baca Juga:  Skandal Korupsi Berantai Anggaran Pemilu 2024 di Sumsel, JAKOR Seret KPU-Bawaslu hingga BPBD ke Meja Hukum

“Penggelaran dilakukan untuk memberikan rasa aman masyarakat, khususnya di bulan Ramadhan, menindak para pelaku yang mengganggu ketertiban, mengganggu masyarakat yang melaksanakan beribadah” ungkap Kapolda Albertus Rachmad Wibowo.

Kapolda menyebut sebanyak 502 personil gabungan ada anggota TNI, POM dan juga dari Kodim, ada Sat Pol PP juga Dishub tadi saya arahkan dan sebelumnya saya juga memimpin apel di Dirlantas ada 200 personil diturunkan malam ini. “Kita akan melaksanakan razia juga untuk senjata tajam senjata api miras narkoba petasan juga akan dilakukan razia pemeriksaan oleh seluruh tim yang bergerak. ada yang mobile, ada yang stasioner, ada yang strong point,” ungkapnya.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Sumatera Selatan untuk bersama sama menjaga ketertiban, menjaga keamanan ketertiban, bahwa kepolisian dan instansi terkait akan menindak tegas para pelaku gangguan kamtibmas tersebut,” tegasnya.

Baca Juga:  Kejati Sumsel Gebrak Dua Perkara: OOJ hingga Korupsi KUR

Pucuk pimpinan di Polda Sumsel tersebut meminta semua pihak peduli dan mengambil peran untuk mendukung terjaminnya kamtibmas di wilayah provinsi Sumatera Selatan.

“Saya mengimbau pada semua pihak, masyarakat khususnya para orang tua dimasa bulan ramadhan yang penuh berkah ini tolong diawasi anak anaknya karena kejadian tawuran maupun balap liar, bahkan ada yang menggunakan senjata tajam dan petasan itu semakin marak,” imbaunya.

“Kami dari Kepolisian berikut instansi terkait akan melakukan tindakan dan kita akan tangkap para pelaku pelaku gangguan kamtibmas tersebut. Tidak ada lagi masyarakat yang melaksanakan balap liar juga tawuran, tolong diawasi,” tegasnya.

Ia pun kembali menekankan kepada ketua lingkungan untuk juga mengingatkan warganya, ajak untuk melakukan ibadah bulan puasa ini dengan penuh hikmah tanpa diganggu dengan kegiatan yang bertentangan dengan bulan ramadhan. [Abror Vandozer]

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban
Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Masa Bakti Diperpanjang
Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil
Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita
Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu
UKK PKB Sumsel Resmi Dimulai, DPP Uji Calon Ketua DPC dari 7 Daerah
Muratara “ZONA MERAH” Sengketa Lahan Petani Versus Lonsum–Seleraraya Berpotensi Meledak
Bank Sumsel Babel Permudah Akses Kredit Guru Bersertifikasi

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:31 WIB

Hari Pendidikan Nasional: Negara Jangan Lari dari Kewajiban

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:03 WIB

Jon Heri Kembali Pimpin SMSI Sumsel, Masa Bakti Diperpanjang

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:29 WIB

Sidang Praperadilan Narkotika di Palembang Disorot: Kuasa Hukum Ungkap Surat Penahanan Cacat Formil

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:08 WIB

Kejati Sumsel Kembali Ganyang Aset PT KMM, Mesin Bathcing Plant Disita

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:36 WIB

Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Berita Terbaru