Jika Sakit, Anggota TKBM Segara Dirujuk ke Dokter

- Jurnalis

Kamis, 19 September 2019 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Unif AS (Ketua Koperasi TKBM) bersama Pekerja TKBM dan Staff Tenaga Kerja Bongkar Muat Palembang

Muhammad Unif AS (Ketua Koperasi TKBM) bersama Pekerja TKBM dan Staff Tenaga Kerja Bongkar Muat Palembang

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pengelola manajen Primer Koperasi Tenaga Bongkar Muat (TKBM) Boom Baru Palembang tak akan menyulitkan anggotanya berurusan secara administrasi.

Setiap ada anggota yang mengalami kecelakaan atau sakit, TKBM Palembang akan segera mencairkan bantuannya ke pada seluruh anggota.

Ketua Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS, mengatakan selalu siap membantu kebutuhan anggotanya.

“Setiap ada anggota yang sakit atau mengalami kecelakaan saat bekerja, kami tetap komitmen membantu mereka mengatasi kesulitan itu,” ujar Unif ke pada Wideazone.com, Kamis (19/9/2019).

Baca Juga:  Musda Demokrat Sumsel Berpotensi Aklamasi, Petahana Melenggang

Jika ada laporan terkait ada anggota yang sakit, baik menyangkut kesehatan nonkerja atau penyakit akibat pekerjaan, TKBM segara melakukan antisipasi.

Ketua Koperasi Primer TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS
Ketua Koperasi Primer TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS

Misalnya mengantisipasi siapa nama anggotanya, sakit apa dia, apakah penyakit itu terkait dengan bidang pekerjaannya, semua itu akan segera diantisipasi.

“Apabila mereka memberi tahu kami, maka mereka akan kita rujuk ke rumah sakit, atau ke puskesmas apabila sakitnya ringan,” kata Unif.

Soal proses adminsitrasi, katanya, para anggota tak perlu khawatir. Apabila surat menyurat terkait identitas mereka lengkap dan benar, maka proses penyelesaiannya akan segara mereka peroleh.

Baca Juga:  Wagub Sumsel Cik Ujang Dorong Transformasi Pembelajaran dan Penguatan Karakter pada Hardiknas 2026

“Kalau ada pihak tertentu di luar yang mengatakan bahwa proses pelayanan terhadap anggota TKBM mengalami kesulitan, hubungi ssya langsung,” jelas Unif.

Unif juga mengaku ada pihak tertentu yang mencoba menjelek-jelekkan TKBM. Padahal mereka itu bukan anggota.

“Itu hanya trik mereka untuk mengadu domba antarpengelola manajemen dengan anggota yang bekerja di lapangan,” tegas Unif.

 

Laporan : Abror Vandozer

Berita Terkait

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh
Gaya Bicara Prima Salam Viral di Medsos, ini Ujar Ratu Dewa, Panglima RDPS: PS Jalani Pemeriksaan DSA
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:11 WIB

SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB