Kembali Kerahkan 126 Personel, Operasi Stop Karhutla Musi 2023 Sasar Dua kabupaten

- Jurnalis

Selasa, 19 September 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain memberikan keterangan usai Apel pagi pelepasan personil di Mapolda Sumsel, Selasa 19 September 2023.

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain memberikan keterangan usai Apel pagi pelepasan personil di Mapolda Sumsel, Selasa 19 September 2023.

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Setelah sebelumnya menerjunkan 325 personel, kini Polda Sumsel kembali mengerahkan 126 personel dalam Operasi Stop Karhutla Musi 2023 menyasar dua kabupaten, Ogan Komering Ilir [OKI] dan Ogan Ilir [OI] Sumatera Selatan.

“Kami menambah sebanyak 126 personil untuk bertugas mengatasi karhutla setelah sebelumnya kami telah mengirimkan sebanyak 325 personil,” ungkap Wakapolda Sumsel Brigjen Pol M Zulkarnain usai Apel pagi pelepasan personil di Mapolda Sumsel, Selasa 19 September 2023.

Brigjen Zulkarnaen mengatakan ratusan personel tersebut akan beroperasi selama sepekan ke depan. “Kami melihat situasi jika memungkinkan dalam waktu sepekan karhutla bisa diatasi,” ujarnya.

“Namun apabila situasi di lapangan tidak memungkinkan maka personil akan kembali ditambah,” tegasnya.

Ia menambahkan personil yang dikerahkan dibekali dengan alat yang memadai mulai dari mobil AWC, beberapa unit mobil pemadam kebakaran, pompa air, hingga tangki air.

Personel yang diturunkan ke kabupaten rentan karhutla itu juga bertujuan untuk membantu masyarakat melakukan pencegahan dan penanggulangan karhutla baik lahan pertanian/perkebunan di sekitar kawasan desa atau permukiman masyarakat.

Baca Juga:  Momentum Iduladha, Sekda Sumsel Edward Candra Pererat Silaturahmi Lewat Open House

Ia berharap para personil terus menjaga kondisi kesehatan sehingga mampu bekerja maksimal dan karhutla bisa segera diatasi.

“Karhutla ini harus diakhiri agar kabut asap yang terjadi akibat karhutla bisa hilang dan potensi penyakit pernapasan yang ditimbulkan akibat kabut asap tak ada lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Supriadi mengatakan pimpinan mengajak Personel laksanakan tugas ini dengan penuh keikhlasan yang diniatkan sebagai ibadah kepada Allah SWT dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,

Sedangkan operasional, jelas Kombes Supriadi, kendaraan hanya di sekitar jalan tol/lokasi lain yang memungkinkan dilewati mobil damkar, jangan dipaksakan untuk masuk ke lahan gambut, karena kondisi lahan tersebut merupakan kawasan yang labil.

“Tingkatkan komunikasi dan kerja sama dengan instansi terkait guna memudahkan dalam penanggulangan Karhutla di wilayah operasi. Upaya lainnya, laporkan setiap hasil pelaksanaan tugas melalui aplikasi Stop Karhutla Polda Sumsel, dan Tindak tegas jika ditemukan para pelaku pembakaran hutan dan lahan,” tegasnya.

Baca Juga:  Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Penebalan personel yang akan melaksanakan tugas BKO pada Ops Stop Karhutla Musi Tahun 2023 di 2 Kabupaten tersebut dengan menambahkan sebanyak 150 personel terdiri dari unsur Polri 82 personel dan non Polri 68 personel [Senkom 50 personel, Damkar 16 personel, dua personel mobil tanki air].

Menurutnya, penebalan personel ini akan diperbantukan untuk penanggulangan Karhutla wilayah Polres Ogan Ilir. Selain itu juga, akan diturunkan sarana dan prasarana pendukung lainnya yaitu 2 unit AWC, 4 unit kendaraan Damkar, 1 unit truk tangki, 2 unit bus, 1 unit truk, 2 unit kendaraan double cabin yang akan digunakan untuk melakukan pemadaman api di wilayah Kabupaten OKI dan OI. [AbV]

Berita Terkait

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
Polda Sumsel Gebrak “Sumsel Bhayangkara Run 2026” Total Hadiah Capai Rp367 Juta hingga Ratusan Doorprize

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Berita Terbaru