WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Karena tuntutan pekerjaan, mau tak mau pekerja Primer Koperasi Tenaga Bongkar Muat (TKBM) Boom Baru Palembang perlu mengantongi sertifikasi profesional. Sebab medan kerja di lapangan telah memiliki peralatan canggih yang harus dipahami tiap pekerja.
Ketua Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang, Muhammad Unif AS, mengatakan sudah waktunya organisasi pekerja pelabuhan itu menggelar pelatihan dan pendidikan bagaimana cara mengoperasikan alat-alat canggih seperti crane untuk mengangkut barang dari kapal.

“Memahami cara kerja crane sangat penting. Karena untuk mempercepat proses pembongkaran barang-barang dari kapal dan diangkut ke daerah tujuan, harus dipahami secara profesional oleh para pekerja kita,” kata Unif ke pada Wideazone.com, Rabu (26/6/2019).
Jadi, terkait dengan keinginan itu, ia mencoba berkoordinasi dengan mitra kerja untuk mewujudkan pelatihan dan pendidikan agar para pekerja TKBM berhak mengantongi sertifikat yang diiharapkan.
Menurut Unif, sertifikasi itu dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pusat. Sertifikasi itu tak hanya berlaku di Indonesia saja, tapi dapat difungsikan ke berbagai negera sebagai ketentuan tenaga kerja yang bersertifikasi profesional.
Unit mengatakan, pihaknya sudah mencoba menggelar pelatihan ketenagakerjaan itu, namun biaya yang dikerluarkan sangat mahal. “Satu pekerja yang ikut latihan kerja harus mengeluarkan biaya senilai Rp 2 juta. Sedangkan jumlah pekerja TKBM Boom Baru Palembang sebanyak 100 orang lebih. Karena itu kami mencoba membicarakannya dengan pihak kantor Kesyahbanradaran dan Otoritas Pelabuhan serta PT Pelindo Palembang,” katanya.

Sebenarnya, pihak Disnaker Kota Palembang bersedia memberikan pelatihan ke pada pekerja TKBM Boom Baru Palembang. Tapi tiap pelatihan, hanya dua pekerja saja yang disertakan. Padahal TKBM memiliki lebih dari seratus orang tenaga kerja. Lantas, kalau hanya dua pekerja saja yang boleh ikut, kapan pendidikan itu dapat diselesaikan untuk seratus lebih pekerja?
“Ini yang menjadi pertimbangan kami. Karena itu saya mencoba mencari jalan ke luar untuk menggelar pendidikan bagi pekerja TKBM. Setidaknya, kami memiliki ruangan di lantai III gedung kantor Primer Koperasi TKBM Boom Baru Palembang. Di lantai III itulah pelatihannya kita gelar,” katanya. (abror vandozer)






![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-225x129.jpg)

![Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSPAD Gatot Subroto. [Foto: WiDEAZONE.com]](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0038-225x129.jpg)



![Ketua Asosiasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Sumatera Selatan [AP3K Sumsel], Riduan SPd Gr](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0026-129x85.jpg)






