Herman Deru Ajak Umat Hindu di OKI Tetap Kedepankan Sikap Toleransi dan Jaga Kerukunan

- Jurnalis

Selasa, 18 April 2023 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumsel H Herman Deru ketika membuka moderasi beragama dan penataran mangku serta Seranti Banten masyarakat Hindu di Pasraman Satya Dharma Lubuk Seberuk Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, Senin 17 April 2023.

Gubernur Sumsel H Herman Deru ketika membuka moderasi beragama dan penataran mangku serta Seranti Banten masyarakat Hindu di Pasraman Satya Dharma Lubuk Seberuk Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, Senin 17 April 2023.

WIDEAZONE.com, OKI | Gubernur Sumsel H Herman Deru mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan kerukunan.

Hal itu disampaikan Herman Deru ketika membuka moderasi beragama dan penataran mangku serta Seranti Banten masyarakat Hindu di Pasraman Satya Dharma Lubuk Seberuk Lempuing Jaya, Kabupaten OKI, Senin 17 April 2023.

“Sumsel ini merupakan daerah zero konflik yang telah diakui oleh negara. Maka sebab itu, kita tidak mau jika kerukunan tersebut terpecah karena adanya konflik baik antar masyarakat maupun antar agama,” kata Herman Deru.

Menurutnya, toleransi merupakan hal yang sangat penting dijaga. Termasuk juga toleransi antar umat beragama.

Sebab itulah, moderasi beragama menjadi salah satu langkah dalam menumbuhkan toleransi antar umat 

“Toleransi ini tidak boleh diabaikan. Bukan hanya toleransi antar suku maupun adat istiadat, toleransi antar agama pun wajib kita jaga. Sebab itu, satukan persepsi untuk tetap menjaga toleransi, sehingga akan terbentuk kerukunan dan menjadi kekuatan kita dalam membangun daerah serta mencetak generasi yang baik dimasa mendatang,” paparnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Terlebih, lanjutnya, kedepan persaingan akan semakin ketat. Dimana dua dekade mendatang, merupakan masa bonus demografi.

“Toleransi ini harus terus diwariskan ke anak cucu kita sehingga menjadi acuan mereka saat menjadi pemimpin kedepannya. Apalagi, kita akan menyambut bonus demografi pada dua dekade mendatang. Dan tentunya sikap toleransi harus ditanamkan kepada generasi mendatang agar mereka tidak hanya pintar dan berwawasan, tapi juga berakhlak,” bebernya.

Di sisi lain, dia pun mengapresiasi kerukunan antar masyarakat, suku dan agama di Kabupaten OKI.

Dimana, hingga saat ini belum pernah adanya konflik antar masyarakat meski kabupaten tersebut terdapat beberapa suku.

“Ini bukti jika masyarakat OKI sangat menjaga toleransi. Kebersamaan ini luar biasa dan harus terus dipupuk dengan baik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati OKI H. M. Dja’far Shodiq mengatakan, toleransi merupakan hal yang mutlak dilakukan.

“Bahkan kita berharap, toleransi dan kerukunan ini terus dibangun dan diwariskan kepada generasi muda. Dengan begitu, sikap saling menghargai dan menghormati baik antar masyarakat, suku dan agama ini akan terus tumbuh dengan baik,” katanya.

Baca Juga:  BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan--Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Sebelumnya, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, moderisasi beragama merupakan hal yang penting dilakukan, sehingga setiap umat beragam dapat terus saling menghormati.

Menurutnya  moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktek beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan berlandaskan prinsip adil, berimbang, dan menaati konstitusi sebagai kesepakatan bernegara.

“Moderasi beragama tercermin melalui 4 indikator moderasi beragama yaitu, toleransi, anti kekerasan, penerimaan terhadap tradisi, dan komitmen kebangsaan,” pungkasnya.

Turut hadir, Ketua Kormi Sumsel Hj Samantha Tivani HD, Wakil Ketua DPRD Sumsel Giri Ramanda Kiemas, Anggota DPRD Sumsel Sri Sutandi, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel dan Pemkab OKI.****

Berita Terkait

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini
BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎
160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎
Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 08:46 WIB

Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPBD Sumsel: 90 Persen Karhutla Ulah Manusia, Aktivis Rawang: Audit Total Perizinan–Hentikan Alih Fungsi Kawasan ‎

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:37 WIB

160 Peserta Ikuti Pembekalan Lomba Konten Literasi Sumsel, Siap Adu Kreativitas Lewat Video Digital ‎

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Tegaskan Siap Kawal Program Strategis Nasional dan Stabilitas Keamanan ‎

Berita Terbaru

Ilustrasi WI-OK

Headlines

70 CCTV AI Kepung Palembang, Incar Pelaku Pencurian Aset PJU

Selasa, 1 Sep 2026 - 16:49 WIB