ICMI Sumsel Imbau Dinginkan Suasana, Jangan Ada Bentrok Fisik

- Jurnalis

Sabtu, 25 Mei 2019 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Pasca kerusuhan Pilpres 2019 di Jakarta kemarin, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sumsel mengimbau kepada warga ICMI untuk secara bersama-sama mendinginkan suasana di lapangan. Kalah dan menang kita tetap bangsa Indonesia. Apapun jalur yang di tempuh, Pilpres dan Pileg telah dilaksanakan.

Hal tersebut diungkapkan ketua ICMI Sumsel Prof Anies Saggaf saat di wawancarai awak media, usai menggelar Buka bersama ICMI di rumah dinasnya, Sabtu (25/5/2019).

“Perselisihan pendapat memang itulah sebenarnya demokrasi, terpenting yakni jangan ada bentrok fisik apalagi dengan sesama saling pukul memukul,” tegasnya.

Baca Juga:  CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Mengenai legislatif, memang tempat kursinya terbatas sehingga ada yang duduk dan ada yang tidak. Tetapi kebersamaan berhasil dalam ikut meramaikan serta membuat suatu program. Terpenting jangan membuat orang jadi gagal paham, seperti berita Hoax untuk dihindari kedepannya.

“Karena ini bangsa yang besar, potensinya untuk maju. Jadi jangan sampai terhalang oleh karena bangsa tidak bersatu dan memang sangat penting. Istilah Unsri secara bersamaan untuk mendukung. Mudah-mudahan ICMI dari pusat telah menyampaikan tentang pemikiran guna kemajuan bangsa Indonesia kedepan,” terang Rektor Unsri ini.

Baca Juga:  EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Untuk Provinsi Sumsel, ICMI tetap mengembangkan sampai kepelosok daerah, baik tingkat Orwil maupun Orda secara berdampingan.

“Saya tidak suka jika memimpin organisasi selalu berhadapan atau sering bertentangan dengan pemerintah, jika ada kekurangan harus disampaikan secara profesional dengan cara mengarahkan. Ini biasanya pola didalam ICMI untuk membantu pemikiran kepada pemerintah daerah terutama gubernur dalam segi sumber daya yang beraktual,” pungkasnya. (iwan pati)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru