Doa Ribuan Suporter Sriwijaya FC untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

- Jurnalis

Selasa, 4 Oktober 2022 - 00:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan suporter Sriwijaya FC bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto dan Kapolrestabes Palembangmelakukan doa bersama atas Tragedi Kanjuruhan, di lapangan Sepakbola Wira Bhakti, Kompleks Pakri, Palembang, Senin [03/10/2022].

Ribuan suporter Sriwijaya FC bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto dan Kapolrestabes Palembangmelakukan doa bersama atas Tragedi Kanjuruhan, di lapangan Sepakbola Wira Bhakti, Kompleks Pakri, Palembang, Senin [03/10/2022].


WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Guyuran hujan mengiringi langkah kaki ribuan suporter Sriwijaya FC untuk melakukan doa bersama atas Tragedi Kanjuruhan, di lapangan Sepakbola Wira Bhakti, Kompleks Pakri, Palembang, Senin [03/10/2022].

Nyala flash smartphone dan api red Flare sebagai bentuk belasungkawa terkait peristiwa yang melanda di Stadion Kanjuruhan Malang pada Sabtu [01/10] yang menewaskan ratusan korban jiwa. 

Hadir dalam aksi tersebut Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto dan Kapolrestabes Palembang Kombespol Mohamad Ngajib. 

Baca Juga:  Wamenkes Pacu Pemberantasan TB di Palembang, Ratu Dewa Pastikan Program Tepat Sasaran

Untaian doa bersama dalam aksi empati dipimpin langsung ustadz Amak Syahab. Selanjutnya yel yel pun menggema sebagai bentuk dukungan ke pada korban Tragedi Kanjuruhan yang menjadi sejarah kelam Sepakbola Indonesia. 

“Terimakasih ke pada seluruh suporter Sriwijaya FC, serta pecinta sepakbola seluruh Sumsel yang berkesempatan hadir untuk memberikan doa ke pada korban tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang,” ungkap Kapolda Toni. 

Baca Juga:  FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Dikatakan Irjen Toni Harmanto, doa ini sebagai wujud rasa duka cita kita atas peristiwa yang terjadi di stadion Kanjuruhan Malang.

“Semoga saudara kita yang menjadi korban dan yang masih dirawat di rumah sakit semuanya dalam lindungan Allah,” tuturnya. [JFA]

Berita Terkait

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja
Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179
Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan
DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”
ISPU Palembang di Angka 209, DPRD: 2.222 Siswa Terpapar ISPA, PJJ Tetap Lanjut
Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail
Taksi Listrik Asal Vietnam Disetop! Satu Masuk Kandang Dishub, DPRD Palembang: Bila Beroperasi Ilegal
Edaran PJJ Diabaikan, SMPN 19 Palembang Tetap Gelar Kegiatan, Ngaku Sudah Izin Kadisdik

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:33 WIB

‎5 Kepala Dinas hingga Staf Ahli Dirolling, Wali Kota Palembang Minta Rencana Aksi 100 Hari Kerja

Jumat, 18 September 2026 - 11:05 WIB

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Kamis, 17 September 2026 - 20:33 WIB

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

DPRD Palembang Bilang PT Green SM “Ngampuk” Jangan Seenaknya Meski Punya “Orang Kuat”

Sabtu, 12 September 2026 - 13:09 WIB

Dari Anak Yatim hingga Jadi Nahkoda Dishub Palembang: Kisah Panjang Sariyansyah Ismail

Berita Terbaru

Kualitas udara di wilayah Pangkalan Balai, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terpantau berada pada kategori tidak sehat, Jumat 18 September 2026, pagi.

Banyuasin

Kualitas Udara Pangkalan Balai Tidak Sehat, AQI Capai 179

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:05 WIB

Suasana di sebuah rumah di kawasan Parit 9, Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin, mendadak berubah menjadi tempat kejadian perkara berdarah, Kamis 17 September 2026.

Banyuasin

Petani di Banyuasin Tewas di Tangan Anaknya Gegara Lahan

Kamis, 17 Sep 2026 - 20:33 WIB

Ilustrasi MENELAAH KATA,

Sastra

MENELAAH KATA, “KARENA RINDU”

Kamis, 17 Sep 2026 - 11:52 WIB