MotoGP Indonesia Baru Mulai, 300 UMKM Raup Rp1.2 Miliar

- Jurnalis

Jumat, 18 Maret 2022 - 23:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [Menparekraf], Sandiaga Salahudin Uno, di Media Center Indonesia [MCI] MotoGP Mandalika 2022, Jumat [18/3/2022].

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [Menparekraf], Sandiaga Salahudin Uno, di Media Center Indonesia [MCI] MotoGP Mandalika 2022, Jumat [18/3/2022].

WIDEAZONE.com, MANDALIKA | Ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022 baru dimulai, 300 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah dalam negeri raup keuntungan Rp1,2 miliar.

Ajang tersebut efektif berdampak pada UMKM dalam negeri dan memberikan peluang naik kelas.

“Kami mengumpulkan data langsung di airport, ada 300 UMKM yang ikut mengalami peningkatan hingga Rp1,2 miliar,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif [Menparekraf], Sandiaga Salahudin Uno, di Media Center Indonesia [MCI] MotoGP Mandalika 2022, Jumat [18/3/2022]. 

Menurut Sandi, melimpahnya pendapatan para UMKM tersebut tentu menjadi catatan menarik di awal gelaran MotoGP Mandalika yang mulai berlangsung pada Jumat [18/3] dengan sesi latihan bebas [free practice] 1 dan 2. Race sendiri akan berlangsung Minggu [20/3/2022].

Dengan penggemar MotoGP yang sangat besar di seluruh dunia, lanjut Sandi, ajang itu jelas menyedot banyak perhatian karena setidaknya ada 400 juta penonton di seluruh dunia di setiap serinya. 

Hal itu menjadi salah satu faktor yang sangat kuat terhadap peningkatan pendapatan dari pelaku UMKM di dalam negeri. “Membangkitkan peluang usaha dari para pelaku UMKM, sehingga upaya pemulihan ekonomi nasional bisa cepat,” kata Sandi. 

Baca Juga:  Herman Deru dan Bobby Nasution Pastikan Pemulangan 16 Jenazah Korban Bus ALS Ditanggung Pemerintah

Sandi berharap, keuntungan yang didapatkan pelaku UMKM selama penyelenggaraan MotoGP Mandalika dapat menutup kerugian yang disebabkan oleh wabah global COVID-19 yang melanda selama dua tahun belakangan. 

Sehingga, memberi kesempatan kepada pelaku UMKM untuk mengembangkan sayap usahanya menjadi lebih besar ke depan dan kembali pulih kembali secara cepat. 

“Menutup kerugian UMKM selama pandemi berlangsung dua tahun belakangan ini,” ujarnya.

Sementara, dari sektor pariwisata, MotoGP Mandalika memberi keuntungan promosi tak terhingga bagi destinasi pariwisata andalan Lombok NTB khususnya dan Indonesia pada umumnya.
Destinasi pariwisata itu akan makin tersentralisasi sesuai segmennya, mulai destinasi pariwisata olahraga [sport tourism], destinasi halal, hingga wisata alam. 

“Destinasi pariwisata alam itu, sekarang membuat Lombok menjadi terkenal sebagai lokasi destinasi honeymoon, karena keindahan, suasana dan panoramanya yang unik,” tutur Menparekraf.

Baca Juga:  19 Pejabat Pemkot Palembang Dilantik, Kadis Pariwisata Definitif--Kadishub Beralih "Kursi Kosong"

Karena itu, peluang tersebut harus dioptimalkan dengan maksimal. Mengingat, MotoGP berpotensi menjangkau banyak masyarakat yang terdapat di berbagai belahan benua. 

“Itu akan memacu pariwisata Lombok menjadi pulih ke depan, maka Indonesia pun pulih,” kata dia. 

Selain itu, Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio, mengatakan kondisi Lombok saat ini dengan adanya ajang MotoGP Mandalika semakin baik dalam hal pelayanan sektor pariwisata, karena itu penting untuk terus dievaluasi sebagai upaya meningkatkannya.

Salah satunya, kawasan UMKM harus ditata lebih rapi, sebab, dapat membuat masyarakat atau pengunjung lebih tertarik datang ke lokasi UMKM berdagang. 

“Harus lebih rapi lagi, supaya masyarakat atau pengunjung datang lebih banyak,” kata Agus. 

Agus meyakini, potensi UMKM yang dimiliki oleh NTB dapat meningkatkan perekonomian. Sehingga, pemulihan akibat dampak dari wabah global COVID-19 dapat dilakukan dalam waktu yang lebih cepat. 

“Bisa membuat perekonomian NTB tumbuh pesat,” imbuh Agus. [why/abV]

Berita Terkait

Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:50 WIB

Federal Oil Edukasi Pengguna Motor Matic di Palembang Lewat Feders Gathering 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:22 WIB

PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Berita Terbaru