150 Nakes RSUPMH Terkonfirmasi Positif COVID-19

- Jurnalis

Kamis, 17 Februari 2022 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin [RSUPMH] Palembang melakukan tes swab ke pada para tenaga kesehatan [Nakes].

Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin [RSUPMH] Palembang melakukan tes swab ke pada para tenaga kesehatan [Nakes].

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Rumah Sakit Umum Pusat Dr Mohammad Hoesin [RSUPMH] Palembang membatasi jumlah pengunjung pasien rawat inap. 

Langkah itu dilakukan pihak rumah sakit setelah ratusan tenaga kesehatan [nakes] terkonfirmasi positif COVID-19.

“Ada 150 pegawai termasuk nakes positif COVID-19 usai menjalani tes usap kepada 1300 orang,” ujar Direktur RSMH Palembang, Bambang Eko Sunaryanto, Kamis [17/2/2022].

Tenaga medis dan karyawan RSMH Palembang yang terpapar COVID-19 namun tanpa gejala diminta isolasi mandiri. Sedangkan kasus bergejala ringan harus dirawat selama seminggu hingga 10 hari ke depan.

“Pembatasan kunjungan kami untuk mengurangi risiko penularan,” kata dia.

Karyawan yang dinyatakan positif COVID-19, tugas mereka digantikan oleh para sukarelawan sampai pasien dinyatakan negatif kembali. Walau banyak tenaga kesehatan yang terpapar, manajemen rumah sakit memastikan pelayanan tidak akan terganggu.

Baca Juga:  Bank Sumsel Babel Perkuat Transformasi Digital dengan BSB Mobile

“Karena jumlah yang terpapar hanya lima persen dari total pegawai, karena memang varian COVID-19 saat ini memang mudah sekali menular,” timpalnya.

Bambang belum dapat memastikan varian COVID-19 yang menjangkiti nakes RSMH Palembang. Namun pihaknya berjanji penularan yang terjadi pada karyawan tidak berdampak terhadap pasien.

“Tidak hanya pegawai, dalam dua minggu terakhir jumlah kasus meningkat signifikan. Dari 88 tempat tidur pasien COVID-19 yang tersedia, sudah terisi 75 tempat tidur. Mereka yang dirawat adalah pasien bergejala sedang hingga kritis,” ungkapnya.

Bambang menuturkan, terjadi lonjakan kasus COVID-19 di pekan kedua Februari 2022. Sebelumnya kurang dari 10 pasien dirawat inap pada Januari, kini sudah mencapai 75 orang. Bahkan dalam rentang waktu dua minggu, sudah ada dua pasien meninggal di RSMH Palembang.

Baca Juga:  Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

“Namun orang yang meninggal memiliki penyakit penyerta, yakni jantung dan kanker. Kalaupun ada lonjakan, jumlah tempat tidur akan ditambah. Pada gelombang kedua COVID-19 varian Delta, kami menyediakan hingga 325 tempat tidur,” tutur dia.

Akibat lonjakan kasus COVID-19 yang terus meningkat, manajemen yang sakit akan membatasi aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan di dalam rumah sakit. Bagi pasien yang ingin menjalani rawat jalan harus mendaftar terlebih dahulu.

“Jadi paling tidak tiga hari sebelum datang ke RSMH Palembang atau paling lambat satu hari sebelum kedatangan. Peraturan ini tidak berlaku bagi pasien unit gawat darurat dan Graha Eksekutif,” tandasnya. [Ab/nt]

Berita Terkait

Surak Sumsel Sentil DKPP: Jangan Jadikan Evaluasi Pemilu Sekadar Formalitas
Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!
Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan
Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda
Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru
Muscab PKB Sumsel Rampung, Puluhan Nama Calon Ketua DPC Masuk Meja DPP
Empat Atlet Disabilitas Palembang Dapat SIM D Gratis, Bukti Layanan Inklusif Polri
Bersih-bersih Narkotika di Sumsel: 163 Tersangka Diringkus dan Ribuan Gram Sabu Disita

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 08:55 WIB

Surak Sumsel Sentil DKPP: Jangan Jadikan Evaluasi Pemilu Sekadar Formalitas

Rabu, 22 April 2026 - 13:42 WIB

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 April 2026 - 05:56 WIB

Hari Kartini 2026 di SMPN 18 Palembang: Emansipasi Bukan Slogan

Selasa, 21 April 2026 - 18:58 WIB

Sumsel Darurat Pelanggaran Pemilu, DKPP Gandeng Unsri: Evaluasi Tak Bisa Ditunda

Selasa, 21 April 2026 - 11:58 WIB

Bupati Enos Lepas 437 JCH OKU Timur dalam Haru

Berita Terbaru

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Amidi.

Ekobis

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:42 WIB