Storage, Simpan dan Kumpulkan Minyak Mentah Masyarakat Babat Toman

- Jurnalis

Kamis, 28 Februari 2019 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, BABAT TOMAN — Suasana Desa Babat, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin saat mulai terangkat ke permukaan. Sebab setelah selama ini dikenal sebagai “daerah limpahan minyak liar” yang dikelola masyarakat setempat tanpa melalui perusahaan resmi, saat ini sudah memiliki storage, tempat pengumpulan dan penyimpanan minyak hasil olahan dari sumur tua.

Menurut Sekretaris Daerah Muba Drs Apriyadi MSi didampingi Direktur Utama PT Petro Muba Yuliar SE dan Sekretaris Corporate PT Pertro Muba Drs M Rasyid, storage minyak mentah di Desa Babat ini pertama di Indonesia. Alat penyimpanan dan pengumpulan minyak itu merupakan sarana pengumpul minyak mentah pertama di Indonesia.

“Storage yang kita bangun itu untuk menampung minyak hasil olahan dari sumur tua dari wilayah Babat Toman. Storage ini dapat memisahkan minyak dari air lumpur hingga di bawah minyak lima persen seperti yang diisyaratkan Pertamina,” ujar Apriyadi, Rabu (27/2/2019).

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Tekankan Kolaborasi Tanpa Ego Sektoral dalam Penanganan Banjir Palembang

Saat dikonfirmasi Wideazone.com, Apriyadi, mengatakan pihaknya berharap agar dibangunnya storage perekonomian di daerah Babat Toman dapat menjadi lebih baik. Dibangunnya storage ini merupakan hasil kerjasama Pertamina Babat Kukui, Petro Muba, dan PDPDE Gas.

Apriyadi menjelaskan, storage minyak mentah di Desa Babat ini pertama di Indonesia yang dikelola oleh BUMD. Storage memiliki kapasitas besar. Ia juga berharap agar dengan adanya storage ini, ke depanya dapat berkontribusi positif bagi pembangunan ekonomi masyarakat setempat.

Storage ini terdiri dari 18 tanki, ujar Apriyadi, terdiri dari 9 tanki settling dan 9 tanki storage dengan masing-masing kapasitas tanki SEBESAR 40 kiloliter. Minyak dari masyarakat diisap dengan pompa unloading pump yang berkekuatan kapasitas 800 liter per menit.

Baca Juga:  Dari Lari Pagi ke Gerak Budaya, Senam Kriya Resmi Menggema di Sumsel

 

Ilustrasi Gambar Tambang Minyak

“Pompa itu banyaknya tiga unit dengan pola 2 operasi 1 unit standby. Setelah diendap selama 6 jam, endapan lumpur dan air diisap pompa sloop pump ke separator untuk kembali dipisahkan antara air dan sisa minyak,” tambahnya.

Sisa minyak yang dipompa itu, kembali lagi ke storage tanki minyak dari settling tank yang telah memenuhi persyaratan. Kemudian dipompa dengan transfer pump dengan kapasitas 800 liter per menit menuju storage tank.

Untuk safety, kata Apriyadi, dilengkapi dengan hydrant di sekeliling area dengan 6 pillar hydrant, 2 diesel pump dan fire water tank dengan kapasitas 2×70 kilo liter. Dengan perkiraan bisa mencover 1 1/2 – 2 jam accident sebelum bantuan datang. “Di area tanki, rumah pompa, ruang panel dan arra bongkar muat minyak dilengkapi dengan fire detektor,” tukasnya. (anto narasoma)

Berita Terkait

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog
Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang
Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi
Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan
Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru
PLN Siap Suplai Listrik Andal untuk Ekspansi BDx
Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan
PLN UID S2JB Tebar Kepedulian Lewat Qurban untuk Masyarakat Sekitar

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:01 WIB

Pengurus PGRI 17 Kabupaten/Kota di Sumsel Satu Komando: Tolak Mandat bukan Panitia Pengantin–Versi Ketua Mandat Bilang Kedepankan Dialog

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:11 WIB

Begal Organisasi PGRI Bikin Gaduh, PGRI Sumsel Siapkan Aksi Pembubaran Massal “Sweeping” di Palembang

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:35 WIB

Zulinto Nyatakan Klaim Ketua Mandat PGRI Sumsel Riza Pahlevi Ilegal “Pembegalan Organisasi” Instruksikan Kuasa Hukum Lapor Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:08 WIB

Polemik Parkir Rajawali Belum Usai, Komisi II DPRD Palembang Desak Tindak Lanjut Kasus Dugaan Perusakan

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:37 WIB

Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Berita Terbaru

Polres OKU Timur menggelar Sidang Isbat Nikah Massal dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 Polres OKU Timur. Nikah massal ini diikuti sebanyak 80 pasangan 

Headlines

Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan

Rabu, 10 Jun 2026 - 17:02 WIB