Herman Deru Segera Kirim Bantuan untuk Korban Gunung Semeru

- Jurnalis

Senin, 6 Desember 2021 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana erupsi Gunung Semeru yang melanda masyarakat di Kabupaten Lumajang Jawa Timur pada Sabtu [4/12] menjadi atensi khusus Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Bencana erupsi Gunung Semeru yang melanda masyarakat di Kabupaten Lumajang Jawa Timur pada Sabtu [4/12] menjadi atensi khusus Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Sampaikan Rasa Duka

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Bencana erupsi Gunung Semeru yang melanda masyarakat di Kabupaten Lumajang Jawa Timur pada Sabtu [4/12] menjadi atensi khusus Gubernur Sumsel H Herman Deru.

Orang nomor satu di bumi Sriwijaya ini siap memberikan bantuan untuk masyarakat yang terdampak bencana Erupsi Gunung tertinggi di Pulau Jawa.

“Bantuan yang diberikan harus sesuai kebutuhan dan terorganisir serta bermanfaat bagi masyarakat,” kata Herman Deru di sela kegiatannya di Kabupaten OKU, Senin [6/12].

Selain bantuan berupa materi, dia menegaskan, siap mengirimkan sejumlah personel tenaga kesehatan dan relawan untuk membantu evakuasi.

“Kita lihat apa yang dibutuhkan. Saya tidak ingin personel yang dikirimkan hanya meramaikan Lumajang tanpa ada manfaat. Bantuan yang diberikan harus bermanfaat bagi warga yang terdampak,” tegasnya.

Baca Juga:  Gubernur Herman Deru Sebut Sumsel Zero Konflik, Kader NU Diminta Perkuat Moderasi dan Kerukunan

Herman Deru juga memberikan dukungan untuk masyarakat Kabupaten Lumajang yang terdampak bencana tersebut agar tetap sabar.

“Kita juga turut mendo’akan saudara kita di Lumajang baik-baik saja dan tetap bersabar menghadapi cobaan tersebut,” imbuhnya.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB] telah membeberkan kronologi detik-detik meletusnya gunung tersebut. Di mana awalnya, Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Semeru di Pos Gunung Sawur, Candipuro mendeteksi getaran banjir lahar atau awan panas sejak pukul 14.47 WIB pada Sabtu 4 Desember 2021.

Baca Juga:  PLN Gercep Perkuat Tegangan Listrik bagi Warga Kenten Laut

Lalu, pada pukul 15.10 WIB, PPGA Pos Gunung Sawur melaporkan melihat abu vulkanik dari guguran awan panas meluncur ke arah Besuk Kobokan. Awan panas itu berarama belerang. Selain itu, laporan visual dari beberapa titik lokasi juga mengalami kegelapan akibat kabut dari abu vulkanik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi [PVMBG] menyatakan guguran lava pijar teramati dengan jarak luncur 500 sampai 800 meter dari pusat guguran yang berada di 500 meter di bawah kawah.

Diketahui, hingga saat ini sedikitnya 2970 rumah rusak dan 15 warga dinyatakan meninggal dunia akibat bencana tersebut

Berita Terkait

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:22 WIB

PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Berita Terbaru