Ribuan Jiwa Mengungsi, 14 Meninggal Pasca Erupsi Gunung Semeru

- Jurnalis

Senin, 6 Desember 2021 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BENCANA erupsi Gunung Semeru yang melanda pada Sabtu [4/12] berdampak pada ribuan orang di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengungsi.

BENCANA erupsi Gunung Semeru yang melanda pada Sabtu [4/12] berdampak pada ribuan orang di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengungsi.

BENCANA erupsi Gunung Semeru yang melanda pada Sabtu [4/12] berdampak pada ribuan orang di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur mengungsi. 

Hingga Minggu [5/12/2021], Badan Nasional Penanggulangan Bencana [BNPB] merilis warga yang mengungsi akibat erupsi Gunung Semeru mencapai 1300 jiwa. 

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa BPBD Lumajang melaporkan 5205 jiwa terdampak guguran awan panas pasca peristiwa yang melanda pada Sabtu [4/12].

“Hingga saat ini BPBD setempat masih melakukan pendataan terkait jumlah korban yang mengungsi menjadi 1300 jiwa,” jelasnya, dikutip dari keterangan persnya, Senin [6/12/2021].

Baca Juga:  Zulinto Mengutuk Keras Aksi Biadab Pelaku Rudapaksa Anak SD di Gandus, Desak Polisi Segera Tangkap!

Dikatakan Muhari jumlah korban meninggal dunia akibat insiden tersebut sebanyak 14 orang. Korban meninggal dunia di Kecamatan Pronojiwo, sedangkan tiga orang meninggal di Kecamatan Candipuro. 

Selain itu, ujar Muhari, puluhan orang juga dilaporkan terluka akibat erupsi Semeru. “Korban luka berat sebanyak 35 orang, Untuk korban luka lainnya sejumlah 21 orang, sehingga total keseluruhan korban luka sebanyak 56 orang,” kata dia.

Baca Juga:  Komisi II DPR RI dan Pansus DPRD Sumsel Sepakat Cabut HGU PT Melania

Puluhan korban luka berat itu, dirawat di sejumlah Puskesmas dan Rumah Sakit yakni Rumah Sakit dr. Haryoto, Rumah Sakit Umum Daerah [RSUD] Pasirian, Rumah Sakit Bhayangkara, dan Puskesmas Penanggal.

“Merespons bencana erupsi Gunung Semeru, Bupati Kabupaten Lumajang menetapkan status Tanggap Darurat Bencana Dampak Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru selama 30 hari terhitung mulai 4 Desember 2021 sampai dengan 3 Januari 2022 berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/525/427.12/2021,” jelasnya. [wr/sa]

Berita Terkait

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja
Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎
ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat
Sidang Isbat Massal Polres OKU Timur Diikuti 80 Pasangan
AP3K Sumsel Desak Hasil RDP Komisi II DPR RI Dieksekusi: Bukti Nyata Perjuangan PGRI untuk PPPK
SCW Soroti Kejanggalan Kondisi Prima Salam, Desak BNN Periksa Menyeluruh

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:56 WIB

Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:22 WIB

PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:06 WIB

DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:43 WIB

Permendikdasmen 4/2026 Jadi Tameng Guru dari Kriminalisasi, Zulinto: Negara Harus Hadir Lindungi Pendidik ‎

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:29 WIB

ASAS SMKN Sumsel Masuki Hari Ketiga, 644 Siswa Ikuti Penentuan Kenaikan Tingkat

Berita Terbaru