Fosil Kerangka Tritop Dinosaurus Terjual 6,6 Juta Euro

- Jurnalis

Minggu, 24 Oktober 2021 - 00:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Triceratops - Source: Wikimedia.org

Triceratops - Source: Wikimedia.org

KERANGKA dinosaurus bertanduk tiga yang berbadan besar atau sering disebut Triceratops [Tritop]  telah terjual seharga 6,6 juta euro atau setara 7,7 juta dolar amerika serikat [AS].

Fosil berusia 66 juta tahun yang dijuluki “big John” menembus harga tinggi lelangnya diperkirakan sebesar 1,5 juta euro [1,7 dolar AS]

Penyelenggaraan tersebut dilangsungkan di rumah lelang  Druonot, Paris bersamaan dengan dilelangnya harta karun fosil, meteroit dan arfefak sejarah lainnya, Kamis [21/10] sore.

Kerangka itu pertama kali ditemukan di South Dakota oleh ahli geologi Walter W Stein Bill pada tahun 2014, seperti dikutip dari CNN Style Internasional pada Sabtu [23/10].

Baca Juga:  Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

Diperkirakan dinosaurus itu hidup di Laramidia, sebuah benua kuno yang sangat besar yang, hari ini, akan membentang antara Alaska dan Meksiko.

Setelah penggalian, sisa-sisa dinosaurus yang berlumpur kemudian dipulihkan di Italia, di mana arkeolog dapat melihat ukuran aslinya. Big John memiliki tengkorak sepanjang hampir 9 kaki yang membentang lebih dari enam setengah kaki lebarnya, dan kerangkanya lebih dari 60% lengkap.

Menurut Museum Sejarah Alam Inggris, tengkorak Triceratops adalah kemenangan evolusioner dan beberapa “yang paling mencolok” dari semua hewan darat.

Namun, tidak semua orang akan senang dengan penjualan Big John. Pada bulan September 2020, menjelang penjualan Tyrannosaurus Rex oleh Christie yang disebut “Stan” yang terjual pada bulan berikutnya dengan memecahkan rekor $ 31,8 juta – Society of Vertebrate Paleontology (SVP) menyuarakan keprihatinan ke rumah lelang.

Baca Juga:  Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

“Spesimen fosil yang dijual ke tangan pribadi berpotensi hilang dari sains,” kata mereka.

“Bahkan jika dibuat dapat diakses oleh para ilmuwan, informasi yang terkandung dalam spesimen milik pribadi dan akses masa depan tidak dapat dijamin, dan oleh karena itu verifikasi klaim ilmiah [esensi kemajuan ilmiah] tidak dapat dilakukan,” tandasnya.

Sumber CNN Style Internasional

Berita Terkait

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok
Palembang Menyapa Sejarah: Lima Hari Lima Malam Tak Pernah Padam
Dari Tepian Musi Mengalir Doa untuk Gaza: Aksi Bela Palestina “Jilid V” 9 November 2025 Satukan Nurani Bangsa
Sultan Mahmud Badaruddin II: Harimau yang Tak Dapat Dijinakkan
Satgas Indobatt XXIII-R Laksanakan Foot Patrol di Lebanon Selatan
Fenomena Mars Jelang Tahun Baru 2025
Kritik Presiden Prabowo dalam KTT D-8 di Mesir
IAF 2024: Indonesia-Mesir Jajaki Kerja Sama Sektor Digital

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 16:08 WIB

Kantor Perwakilan Ekonomi Taipei di Indonesia Pastikan Tak Punya Akun TikTok

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:32 WIB

Palembang Menyapa Sejarah: Lima Hari Lima Malam Tak Pernah Padam

Kamis, 30 Oktober 2025 - 07:59 WIB

Dari Tepian Musi Mengalir Doa untuk Gaza: Aksi Bela Palestina “Jilid V” 9 November 2025 Satukan Nurani Bangsa

Kamis, 23 Oktober 2025 - 18:30 WIB

Sultan Mahmud Badaruddin II: Harimau yang Tak Dapat Dijinakkan

Senin, 10 Februari 2025 - 19:13 WIB

Satgas Indobatt XXIII-R Laksanakan Foot Patrol di Lebanon Selatan

Berita Terbaru

Pengamat Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang, Amidi.

Ekobis

Pengamat Ekonomi Khawatir Krisis 1998 Akan Terulang!

Rabu, 22 Apr 2026 - 13:42 WIB