Kadisdik Sumsel: Juli 2021 PTM Dilaksanakan dengan Ketentuan

- Jurnalis

Kamis, 4 Maret 2021 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Riza Fahlevi

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Riza Fahlevi

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Terkait pembelajaran yang dilakukan hingga hari ini masih dalam tahapan pembelajaran daring yang ditegaskan melalui surat edaran Gubernur Sumatera Selatan, namun pembelajaran tatap muka ditunda sampai terdistribusinya vaksin kepada tenaga pendidik. 

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan Riza Fahlevi saat dijumpai di ruang kerjanya, Kamis (4/3/2021).

“Seiring dengan itu, apa yang dikemukakan Presiden maupun Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Surat edaran pak Gubernur sudah tepat seiring dan sama. Artinya apa, kalau dikemukakan pembelajaran tatap muka (PTM) digelar Juli 2021 maka, tenaga pendidik maupun anak didik telah divaksinasi secara keseluruhan,” ujarnya.

Dikatakan Kadisdik Sumsel, untuk pendataan tenaga pendidik kita sudah sampaikan kepada semua kepala sekolah untuk mendata baik data yang sudah dilakukan melalui dapodik dan ada juga kita mintakan sebagian secara manual. “Harapan kita semua data tersebut segera kita sampaikan kepada pihak yang berkepentingan yang berkompeten dalam bidang kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga:  Pelantikan SMSI Lahat 2026–2029 Dihadiri 360 Kades, Catat Rekor Nasional

Yang jelas, tutur Riza, kita mengikuti prosedur yang telah diputuskan oleh dinas kesehatan bagaimana teknisnya kita tinggal menyampaikan objek data saja bagaimana cara mereka melakukannya. “Apakah setiap kabupaten, atau secara kolektif datang ke Palembang. Kita tunggu hasilnya,” imbuhnya.

Semuanya itu kita daftarkan, apakah nantinya dapat divaksin, maka sebelum vaksinasi akan dilakukan skrining terhadap yang bersangkutan (tenaga pendidik). “Tadi, kita sudah kasih keterangan terkait vaksin, dan kita memberikan memotivasi teman teman baik pihak sekolah atau guru untuk tidak takut dan khawatir untuk divaksin karena saya orang pertama di dunia pendidikan wilayah Sumsel yang divaksinasi pada 3 Maret 2021 pukul 13.30 WIB di rumah sakit Fatimah Sumsel,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemprov Sumsel dan Bank Sumsel Babel Kolaborasi Dorong UMKM Lokal Melalui Hiburan Rakyat dan Undian Super Grand Prize Pesirah

Setelah divaksin, saya tidak merasakan kejanggalan atau pun dampak negatif dari vaksin yang telah disuntikan. “Jangan terpengaruh dan percaya berita berita yang menyesatkan (Hoax) Terkait vaksin, itu tidak benar, buktinya saya sehat wal afiat, Alhamdulillah,” tukasnya.

Laporan Abror Vandozer

Berita Terkait

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik
Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba
Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026
Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat
Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD
Hasil Identifikasi Inafis: Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Jenazah Pejabat Kemenkumham Sumsel
Perang Lawan Banjir Dimulai! Pemkot Palembang Siapkan Reward bagi Perekam Pelanggar
AP-BKB Keluarkan Maklumat, Bangunan 7 Lantai Ancam Warisan Sejarah Palembang

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:03 WIB

Warga Betung Heboh, Remaja Asal OKI Akhiri Hidup dengan Kabel Listrik

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:37 WIB

Perdana di RI, Herman Deru Resmikan Tata Kelola Sumur Minyak Muba

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:39 WIB

Bunda Literasi Palembang Dorong Budaya Baca Anak Lewat Lomba Bertutur SD 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:26 WIB

Dibongkar Dibangun Lagi, Empat Pondok di DAS Udang Jakabaring Digaruk Alat Berat

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:50 WIB

Kejari Lahat Bantah Tudingan Pemerasan Terhadap Eks Anggota DPRD

Berita Terbaru