Pemberian bantuan pengobatan gratis yang diberikan oleh orang nomor satu di Kabupaten OI ini, di saat Bupati HM Ilyas Panji Alam menghadiri giat upacara dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-74 yang berlangsung di halaman Mapolres OI, Rabu (01/072020).
Dikatakan Bupati HM Ilyas, Balita malang bernama Dzaky Almair Fahreza itu, rencananya akan dibawa dan di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang (RSMP) dan sepenuhnya ditangani oleh dr Iqmal Perliansa dari Yayasan Umi Romlah.
Selain didampingi Bupati OI, pelepasan calon pasien menuju ke RS Muhammadiyah Palembang juga didampingi oleh Ketua DPRD Ogan Ilir Soeharto Hasyim. Seperti diketahui, balita malang buah hati pasangan Afriadi dengan Akinda Afriani warga Kelurahan Indralaya Mulya ini, rencananya setelah tiba di RSMP, langsung diberikan perawatan medis oleh tim dokter spesialis bedah melalui operasi medis secara bertahap sampai penyembuhan.
“Mudah-mudahan tahap pengobatan kepada anak kita ini, berjalan lancar tanpa hambatan. Kita sama-sama berharap semoga operasinya berjalan lancar,” ucap Bupati HM Ilyas.
Sementara itu, Afriadi didampingi istrinya Akinda selaku orang tua balita malang penderita sumbing mengucapkan, banyak terima kasih kepada Bupati OI HM Ilyas Panji Alam yang telah membantu memberikan biaya pengobatan gratis kepada putranya.
“Mengingat selaku orang tua balita, dirinya menyadari betul untuk biaya pengobatan tidaklah sedikit bagi buah hatinya yang mengalami kelainan dari sejak lahir. Terima kasih banyak pak Bupati atas bantuan yang telah diberikan kepada kami untuk sepenuhnya pengobatan gratis kepada putra kami,” ucap Afriadi didampingi sang istri.
Untuk kesekian kalinya sejak lebih dari tiga tahun terakhir, Bupati OI HM Ilyas Panji Alam melalui BPC HIPMI memberikan bantuan pengobatan gratis kepada warga masyarakat Kabupaten OI khususnya bagi warga penderita “bibir sumbing, langit-langit sumbing.
Berdasarkan misinya ke depan, Kabupaten Ogan Ilir bebas dari segala macam penyakit bibir sumbing dan langit-langit sumbing. Karena diketahui, biaya operasi kelainan penyakit yang bersumber faktor bawaan lahir ataupun faktor lain ini, dapat menghabiskan dana sebesar ratusan juta rupiah. Bahkan lebih.
“Semuanya kita berikan gratis, tanpa dipungut biaya sepeserpun,” tambah Bupati HM Ilyas Panji Alam.
Laporkan Rosita Dewi (TM9)
Editor Abror Vandozer







![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-225x129.jpg)





![Semarak hari lahir [Harlah] ke-28, DPW Partai Kebangkitan Bangsa Sumatera Selatan [PKB Sumsel] mengelontorkan 1250 karung beras bagi anak yatim piatu di panti asuhan hingga nonton bareng piala dunia [nobar pildun] 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260719-WA0001-129x85.jpg)



![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

