Pemkot Palembang Juara Tiga Video Inovasi di Indonesia

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2020 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Diskominfo Palembang saat berlangsungnya zoom meeting yang dibuka Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kota Palembang berhasil menyabet juara tiga kategori Klaster Kota dalam perlombaan Video Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 yang diselenggarakan Kemendagri.

Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Diskominfo Palembang saat berlangsungnya zoom meeting yang dibuka Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kota Palembang berhasil menyabet juara tiga kategori Klaster Kota dalam perlombaan Video Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 yang diselenggarakan Kemendagri.

WIDEAZONE.COM, PALEMBANG — Heboh, teriakan sorakan gempita ria di ruangan tim kreatif berukuran 4×6 meter persegi pada Dinas Komonikasi dan Informatika (Diskominfo), pagi, Senin (22/6/2020).

Pasalnya, Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Diskominfo Palembang saat berlangsungnya zoom meeting yang dibuka Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Kota Palembang berhasil menyabet juara tiga kategori Klaster Kota dalam perlombaan Video Inovasi Daerah Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 yang diselenggarakan Kemendagri.

Dalam raihan juara, Palembang berada di urut ketiga setelah Bogor dan Kota Semarang.

Dalam raihan juara, Palembang berada di urut ketiga setelah Bogor dan Kota Semarang.
Dalam raihan juara, Palembang berada di urut ketiga setelah Bogor dan Kota Semarang.

Kepala Diskominfo Kota Palembang, H Edison mengatakan, Kota Palembang menampilkan video inovasi daerah tatanan normal baru produktif dan aman Covid 19 dalam sektor pasar tradisional.

“Sebenarnya perlombaan ini ada 7 sektor, yaitu sektor hotel, pasar tradisional, pasar modern, pelayanan terpadu satu pintu, restoran, transportasi umum dan tempat wisata. Alhamdulillah kita meraih juara se-Indonesia di sektor pasar tradisional,” ungkapnya saat dibincangi di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Musda V Demokrat Sumsel: Konsolidasi Internal dan Ambisi Besar Menuju Pemilu

Waktu yang diberikan untuk membuat video itu pun, pihaknya bersama tim kreatif Kominfo Palembang harus berloma dengan waktu. Selama satu pekan pun, dikatakannya, menjadi waktu yang sangat singkat untuk membuat video tersebut. “Ini hasil karya tim khusus dari Diskominfo Palembang,” ungkapnya.

Meski hanya menonjolkan lima orang Sumber Daya Manusia (SDM), lanjut Edison, hasilnya pun sangat memuaskan.

“Di dalam tim itu ada 5 orang, dengan proses hari pertama kita membuat skrip videonya, dan pengerjaan video di lapangan sekaligus editing kita kerjakan selama dua hari,” jelasnya.

“Dalam pembuatan video, dinilainya cukup sederhana tersebut, ada suatu makna tersendiri. Memang bersifat edukasi untuk masyarakat khususnya untuk terus mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Lebih lanjut Ia menguraikan, semuanya memang menerapkan protokol kesehatan, memang ditentukan oleh WHO, mulai dari cuci tangan, penggunaan masker, Physical Distance atau pun Social Distancing.

“Semuanya itu diterapkan,” urainya.

Baca Juga:  Pegang SK Resmi! PGRI Sumsel Tancap Gas, Riza Pahlevi: Organisasi Guru Harus Kembali ke Tangan Guru

Ia juga menuturkan, dalam video tradisional, memiliki suatu kelebihan yang dinilai mampu untuk diduplikasi daerah-daerah lain dengan sederhana.

“Memang kita ada namanya belanja via WhatsApp, yang memang setiap masyarakat itu memiliki WhatsApp. Kalau aplikasi, mungkin orang mesti download dahulu,” ungkapnya.

Kadis Kominfo berharap, melalui video tersebut, masyarakat dapat terus mematuhi protokol kesehatan guna melawan Covid-19 yang saat ini sedang melanda.

“Pastinya kita berharap dalam hal ini semua masyarakat dapat terus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya sembari mengakhiri perbincangan.

Untuk diketahui, adapun beberapa pemenang dalam Sektor Pasar Tradisional yang di bagi dalam 4 Klaster, yaitu Klaster Provinsi, Klaster Kota, Klaster Kabupaten serta Klaster Kabupaten Tertinggal, Klaster Provinsi Bali, Sulawesi Selatan dan Lampung

Untuk Klaster Kota, Bogor, Semarang dan Palembang. Sedangkan klaster kabupaten, Banyumas, Lumajang, Semarang. Kemudian klaster kabupaten tertinggal yakni, Limbata, Seram Bagian Barat dan Pesisir Barat.

Laporan Aldy

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan
DPP PKB Tetapkan KSB Definitif DPC se-Sumsel, Sejumlah Pengurus Diganti Usai Evaluasi Kinerja

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:09 WIB

Aksi Tawuran Brutal di Lambidaro Palembang, Enam Pemuda Direhabilitasi

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB