Corona Bukan Aib, HD: Turunan Corona ialah Kecemasan

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2020 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru

Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru kembali menekankan infeksi virus corona atau Covid-19 bukanlah aib, menurutnya corona justru mengundang batin setiap insan untuk mengulurkan bantuan baik ke keluarganya maupun bersangkutan langsung.

“Corona ini bukan aib, justru naluri batin kita diajak untuk membantu baik keluarganya maupun yang bersangkutan yang terdampak corona ini,” tegasnya saat menyerahkan bantuan Gubernur sekaligus penyerahan bantuan dari satuan tugas Badan Usaha Milik Negara (BUMN), sebagai bentuk kepedulian kepada awak media, baik media cetak, elektronik, foto dan wartawan online yang telah banyak membantu dalam menyebarluaskan informasi mengenai covid 19.

Bantuan diserahkan Gubernur bertempat di halaman kantor Pemprov Sumsel, kegiatan ini dihadiri langsung perwakilan jurnalis dari berbagai media yang ada di Provinsi Sumsel, Kamis (9/4/20).

Baca Juga:  Pangkalan Balai Jadi “Distributor Asap” Sampah Dibakar Saat Kabut Asap Pekat

Bantuan alat pelindung diri (APD) yang diserahkan BUMN kali ini, penetralisir udara, helm dan baju, hand sanitizer, scanner, temperatur, oxigen spray, multivitamin sebanyak 2325 kotak serta sembako.

Herman Deru mengungkapkan, merupakan satu kebanggaan saat bantuan terus berdatangan, yang menandakan bahwa Pemprov Sumsel tidak berkerja sendiri mengatasi wabah covid 19 ini.

“Virus corona selama belakangan ini menjadi trending topik di dunia, tidak hanya virusnya tapi turunannya. apa itu? Ialah kecemasan, kecemasan antar manusia, antara individu dan kecemasan terhadap penurunan perekonomian, yang tidak hanya dirasakan barisan bawah saja, melainkan semua terkena dampaknya,” ungkap HD.

Baca Juga:  Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada wartawan yang tidak hentinya menyebar luaskan informasi mengenai covid 19, wartawan dikatakannya, sebagai profesi yang sangat dibutuhkan masyarakat tentang kondisi ini.

“Sehingga masyarakat sadar virus ini dapat di cegah dan juga dapa diobati, tergantung narasinya. Wartawan punya musuh besar yakni, penyebar hoax yang telah menyampaikan berita. Saya himbau juga wartawan tidak membuat berita tidak lebay, kalau lebay bahaya semua bisa mandek. Memang tidak mudah mengatasi ini, kita harus kerjasama Cegah covid 19,” pungkasnya.

Laporan ril/Akip

Editor Abror Vandozer

Berita Terkait

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong
EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel
Fantastis! Palembang Runner-up Kedua se-Indonesia dengan Polusi Udara Terburuk
Status Siaga Puncak! Kasus ISPA di Palembang Tembus 17 Ribu
ISPU Palembang Kategori Berbahaya, Sudah di Level Warna Hitam

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Kebutuhan 7.000 Kantong Darah Perbulan, PMI Palembang Masih Kekurangan 2.000 Kantong

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Greenpeace dan Perkumpulan Rawang Gaungkan Protes hingga Bongkar Krisis Karhutla Sumsel

Berita Terbaru