Masalah Kemanusiaan, 245 WNI Dievakuasi dari Wuhan

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2020 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masalah Kemanusiaan, 245 WNI Dievakuasi dari Wuhan memakai Pesawat Batik Air

Masalah Kemanusiaan, 245 WNI Dievakuasi dari Wuhan memakai Pesawat Batik Air

MISI penyelamatan Warga Negara Indonesia (WNI) terkait bahaya virus corona di Kota Wuhan Provinsi Hubei, China, harus menggunakan pesawat yang memiliki izin dari dan ke Wuhan.

WIDEAZONE.COM, WUHAN — Syarat Pemerintah Republik Rakyat China ke Pemerintah Indonesia terkait penjemputan WNI, perlu menggunakan pesawat yang beroperasi secara reguler dari dan ke Wuhan.

Karena itu Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, mengatakan penjemputan WNI itu ditunjuk pesawat Lion Air. “Sedangkan pesawat Garuda Indonesia tidak memiliki rute penerbangan yang langsung ke Wuhan,” ujar Budi ke pada wartawan.

Menurut Menhub, pesawat yang memiliki operator yang memilik izin secara reguler adalah Lion Air dan Sriwijaya. Penjemputan WNI itu merupakan misi kemanusiaan.

Sedangkan upaya penjemputan WNI dengan pesawat Batil Air sudah melalui perdebatan panjang. Pesawat yang memiliki pesawat wide body adalah Lion Air melalui pesawat Batik Air.

Baca Juga:  Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Dalam keterangan Minggu (2/2/2020), Budi Karyadi menyatakan bahwa misi kemanusiaan itu dipimpin oleh Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Kesehatan.

Pesawat Batik Air yang melakukan penjemputan kemanusiaan itu dapat mengangkut 245 WNI termasuk operator dan tim kesehatan dari Kota Wuhan, China. Sebab pesawat Batik Air yang digunakan untuk penjemputan WNI itu pesawat dari jenis Airbus 330-300.

“Kemenhub mendukung penerbangan itu. Kami akan mengawal penjemputan itu sesuai peraturan ICAO dan perundangan yang berlaitan dengan safety dan security,” kata Budi.

Merebaknya virus corona yang menjadikan Kota Wuhan seperti kota mati, cepat diantisipasi pemerintah. Karena itu sebelumnya Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Kesehatan Terawan dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melepas tim penjemputan untuk mengevakuasi 245 WNI di Wuhan.

Baca Juga:  SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Pada Sabtu lalu (1/2/2020), tim yang dilepas itu diberangkatkan dengan maskapai Batik Air jenis Airbus 330-300 dari terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten.

Meski pemerintah telah menjemput warga Indonesia di Wuhan, namun masih ada tujuh WNI yang belum sempat dievakuasi di kawasan berjangkitnya virus corona.

Menjelang kepulangan empat WNI yang masih tetap tinggal di China karena alasan keluarga. Sementara tiga orang lainnya masih terkendala dengan persyaratan kesehatan sehingga belum bisa dipulangkan ke Tanah Air. (*)

Laporan Abror Vandizer/Miska Runi/rel
Editor Anto Narasoma

Berita Terkait

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional
SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia
Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera
Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi
Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Wafat: Pers Indonesia Berduka
Dewan Pers Gelar Diskusi Kasus Magdaleneid, SMSI Dorong Penguatan Mekanisme Sengketa Jurnalistik
Selain Negara, HAM Disabiltas Intelektual Menjadi Tanggung Jawab Swasta

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:25 WIB

Pemuda Masjid Dunia Diminta Jadi Perekat Generasi Muda, Gibran Dukung MTQ Internasional

Senin, 11 Mei 2026 - 08:00 WIB

SMSI Turut Meriahkan Jalan Santai Hari Kebebasan Pers Sedunia

Senin, 11 Mei 2026 - 06:53 WIB

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Senin, 27 April 2026 - 21:08 WIB

Ancaman El Nino 2026, Ribuan Titik Api Sudah Terdeteksi di Sumatera

Kamis, 23 April 2026 - 20:55 WIB

Wamenaker: Dunia Kerja Bukan Soal Ijazah Tapi Kompetensi

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB