WIDEAZONE.COM, PALEMBANG – Selama tahun 2019, Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang secara rutin melaksanakan kegiatan operasi pasar di beberapa titik wilayah pengawasan Kanwil DJBC Sumbagtim.
Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B), memusnahkan ribuan batang rokok, ribuan botol minuman keras ilegal, tembakau iris, senjata api airsoft gun, sparepart, puluhan senjata tajam, alat sex toys, aIat kesehatan, anak panah, lembar pakaian dan kosmetik, hasil ungkap Jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) beberapa bulan terakhir, hingga menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 3,5 miliar, Rabu (4/12)
Melalui kegiatan Operasi Pasar yang bertajuk “Gempur Rokok Ilegal”Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang berhasil melakukan penindakan terhadap BKC Hasil Tembakau dan Tembakau Iris, Minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) serta HPTL yang menggunakan pita cukai bekas, pita cukai palsu, pita cukai bukan untuk peruntukannya maupun tanpa dilekati pita cukai yang melanggar ketentuan Undang – Undang Cukai No 39 Tahun 2007.

Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Yohanes menjelaskan semoga dengan pemusnahan barang yang dilakukan pihak Bea Cukai ini dapat memberikan efek jera.
“Kita mendukung apapun kegiatan Bea Cukai dalam menekan angka peredaran barang ilegal yang bisa menyebabkan kerugian negara,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Bea Cukai Sumatera Bagian Timur, Dwijo Muryono didampingi Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Dwi Harmawanto meminta partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi jika ditemukan atau menyaksikan masuknya barang ilegal melalui jalur apa saja.
“Saya sangat harapkan informasi pemerintah terkait, masyarakat ataupun media untuk dapat membantu kenerja kami, dalam memberantas masuknya barang ilegal. Memang masuknya barang ilegal ini, bisa melalui jalur darat maupun pelabuhan – pelabuhan tidak resmi. Nah, fakta di masyarakat sering terjadi pengiriman barang tersebut,” jelasnya ketika diwawancarai wartawan saat press confrence.
Secara garis besar Bea Cukai secara umum memiliki empat fungsi, dalam mendongkrak perekonomian negara. Jika ditemukan barang yang masuk tanpa ijin atau tidak ada ijin, maka akan dilakukan pencegahan atau ditindak
“Bea Cukai berfungsi sebagai mengumpulkan penerimaan negara, melindungi masyarakat dari barang-barang berbahaya, memperlancar arus barang ekspor impor, khususnya ekspor dan menguatkan fungsi industri dalam negeri. Oleh karena itu, kami bersinergi dengan pemerintah setempat ataupun instansi lain,” tambahnya.
Pemusnahan barang ilegal yang kesekian kali ini dilakukan, setelah Bea Cukai Tanjung Pandang, Pangkal Pinang dan Jambi.
“Kini giliran Bea Cukai Palembang. Barang-barang yang dimusnahkan tidak lain, 8.487.086 batang rokok, 14.431 Botol MMEA, 264 Botol HPTL, 97 Kilogram tembakau iris, 14 unit airsoft gun dan sparepart senjata tajam, 136 unit sex toys, 109 unit aIat kesehatan, 36 pcs anak panah, 12 Lembar pakaian dan tiga pcs kosmetik. Kami tidak akan pernah berhenti mengawasi masuknya barang-barang seperti ini. Dengan mengalakan ‘Operasi Gempur Rokok Illegal’ dan ‘Operasi Bersinar’ (Bersama Berantas Narkotika),” tandasnya.
Kepala bidang fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kitty Kartika Eka Shanty mengatakan, Pemusnahan ini merupakan salah satu usaha dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
” Untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta industri dalam negeri yang mematuhi ketentuan pemerintah sehingga diharapkan dengan kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Hal ini dapat menciptakan daya saing yang seimbang (fair) antara pelaku usaha sebagai bentuk apresiasi sekaligus wujud transparansi pengelolaan Barang Hasil Penindakan guna meningkatkan sinergi antar instansi dalam upaya melindungi masyarakat dan mengamankan hak-hak penerimaan negara,” tutup Kitty Kartika Eka Shanty.
Laporan: Akip



![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-225x129.jpg)





![Sosialisasi Kebijakan Energi Nasional [KEN] dan isu strategis cadangan energi nasional di Universitas Sriwijaya, Jumat 31 Juli 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/07/IMG-20260731-WA0018-129x85.jpg)







![Konferensi Kerja Provinsi [Konkerprov] PGRI Sumatera Selatan I/2026 yang digelar di Ballroom Wyndham OPI Hotel, Jumat 19 Juni 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260619-WA0015-360x200.jpg)

