25 Hari Pasca Bencana, Sejumlah Pegawai Bea Cukai Lhokseumawe Berjibaku Salurkan Bantuan ke Dua Lokasi Terdampak

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

25 Hari Pasca Bencana, Sejumlah Pegawai Bea Cukai Lhokseumawe Berjibaku Salurkan Bantuan ke Dua Lokasi Terdampak

25 Hari Pasca Bencana, Sejumlah Pegawai Bea Cukai Lhokseumawe Berjibaku Salurkan Bantuan ke Dua Lokasi Terdampak

WIDEAZONE.com, ACEH | Meski terdampak langsung bencana hidrometeorologi, sejumlah pegawai Bea Cukai Lhokseumawe tetap mengedepankan tugas kemanusiaan. Mereka berjibaku selama 25 hari pasca bencana tersebut.

Kendala, terputusnya akses darat menuju Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah membuat mereka tidak dapat menjangkau orang tua, keluarga, kerabat hingga para mitra kerja.

Setelah terbukanya secara terbatas, barulah Tim Relawan Kemenkeu Peduli Bea Cukai Lhokseumawe bersama Kanwil Bea Cukai Aceh akhirnya menyalurkan bantuan ke Bener Meriah dan Takengon pada 22 Desember 2025.

Pendistribusian bantuan kali ini tidak hanya menjadi misi kemanusiaan, tetapi juga perjalanan emosional bagi para pegawai Bea Cukai Lhokseumawe.

Perjalanan menuju lokasi tidak berlangsung mudah. Kondisi jalan yang masih berlumpur, rusak di sejumlah titik, serta penerapan sistem buka tutup menuntut kehati-hatian dan ketahanan fisik tim relawan. Beberapa ruas hanya dapat dilalui kendaraan tertentu, sementara proses perbaikan jalan masih berlangsung dengan alat berat di lapangan.

Baca Juga:  Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan misi-misi sebelumnya.

“Selama kurang lebih 25 hari, banyak pegawai kami yang secara fisik dan emosional terputus dari orang tua, keluarga, kerabat, serta para stakeholder Bea Cukai di Bener Meriah dan Takengon. Ketika akses mulai terbuka, penyaluran bantuan ini menjadi bentuk kepedulian institusi sekaligus ikhtiar kemanusiaan dari para pegawai,” ujar Vicky.

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil solidaritas dan kepedulian pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan, yang diarahkan untuk membantu warga bertahan di tengah fase tanggap darurat lanjutan dan awal pemulihan pasca bencana.

Baca Juga:  Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Menurutnya, keterbatasan akses selama hampir satu bulan turut berdampak pada distribusi logistik, aktivitas ekonomi, dan hubungan sosial masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran langsung relawan di lokasi menjadi pesan penting bahwa negara dan institusi tetap hadir, meski dengan segala keterbatasan.

“Perjalanan ini mengajarkan kami bahwa di balik tugas kedinasan, ada nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga,” ungkapnya.

“Apa yang kami salurkan mungkin tidak sebanding dengan kebutuhan di lapangan, tetapi setidaknya menjadi penguat bagi keluarga, masyarakat, dan para mitra kerja yang selama ini berkontribusi bersama Bea Cukai,” tutur dia.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan sosial dan psikologis masyarakat di dua kabupaten tersebut yang sempat terisolasi akibat bencana.

Berita Terkait

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa
Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas
Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai
Tempat Sampah Terbakar! Kobaran Api Merambat ke Area Rawa Macan Lindungan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09 WIB

Korps Adhyaksa Palembang Perluas Penyidikan Korupsi Lampu Jalan, Tujuh Lurah Kembali Diperiksa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:49 WIB

Direktur Perumda Prabumulih Dipolisikan Soal Dugaan Penggelapan Dana Taping Gas

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:31 WIB

Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Berita Terbaru

Kedua belah pihak yang menjadi sorotan publik, antara Ketua DPRD Kota Prabumulih, NV dan korban CP akhirnya sepakat berdamai.

Headlines

Ketua DPRD Kota Prabumulih dan CP Sepakat Damai

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:31 WIB