banner 2560x598

banner 2560x598

1000 Pelajar SMK Negeri 1 Palembang Divaksinasi

  • Bagikan
SMKN 1 Palembang menggelar pelaksanaan vaksinasi bagi pelajarnya, Jumat (10/9/2021).
SMKN 1 Palembang menggelar pelaksanaan vaksinasi bagi pelajarnya, Jumat (10/9/2021).
banner 468x60

Matangkan Sarana Prasarana Cegah COVID-19

WIDEAZONE.com, PALEMBANG | Pelaksanaan Pembelajaraan Tatap Muka (PTM) tingkat SMA/SMK di kota Palembang sudah dimulai. Seperti, di SMK Negeri 1 Palembang yang memantangkan sarana prasarana di lingkungan sekolah.

Vaksinasi untuk tingkat remaja atau pelajar mulai usia 12 hingga 18 tahun saat ini makin digencarkan. Apalagi saat ini pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas tengah berlangsung.

Kali ini, di SMKN 1 Palembang yang menggelar pelaksanaan vaksinasi, Jumat (10/9/2021).

Antusias para siswa untuk mengikuti vaksinasi begitu besar, terlihat dari semangat yang rela antre dan berpanas-panas untuk bisa mengisi formulir pendaftaran.

Kepala SMKN 1 Palembang, Suparman mengatakan, sebanyak 1000an siswa mengikuti vaksinasi COVID-19 ini dengan persetujuan walisiswa sebelumnya.

“Jadi siswa yang mengikuti vaksinasi ini sebelumnya membawa surat tanda tangan walisiswa yang menyetujui,” jelas dia.

Memurutnya, pelaksanaan vaksinasi ini digelar dengam kerjasama pihak kepolisian yakni Polda Sumsel.

“Alhamdulilah pelaksanaan vaksinasi ini kita mendapatkan dari Polda Sumsel dan ini yang dipertama untuk tingkat SMK,” ujarnya.

Kata dia, hampir semua siswa disetujui walisiswanya mengikuti vaksinasi ini.

“Kita juga kejar agar vaksinasi siswa ini dapat segera 100 persen karena selama ini baru 5 siswa setiap kelas yang baru vaksin mandiri,” bebernya.

Dengan divaksinya hari ini, kata dia insya Allah 90 persen lebih siswa kita sudah divaksin.

“Dan untuk guru juga kita sudah hampir 100 persen. Dengan vaksinasi ini kita melakukan pembelajaran tatap muka dapat berjalan aman,” ungkap dia.

“Kita juga tetap mengimbau siswa untuk tetap menjaga prokes seperti memakai masker dan menjaga jarak,” tuturnya

Menurut Suparman, bukan berarti vaksinasi ini sudah bebas dari penyebaran covid-19 tapi protokol kesehatan harus tetap diutamakan.

Laporan Hasan Basri

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *