Yonkav 5/DPC Karang Endah Siapkan “PAMGAL PEMILU 2019”

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2019 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MUARA ENIM — Kesatuan Batalyon Kavaleri (YONKAV) 5 Dwi Pangga Ceta Karang Endah, mempersiapkan kemampuan prajuritnya dalam Pengamanan dan Penggalangan (PAMGAL) guna menghadapi Pesta Demokrasi 17 April 2019 mendatang.

YONKAV 5 Dwi Pangga Ceta selalu rutin melatih kemampuan prajurit atau latihan kesiap siagaan disela-sela padatnya kegiatan guna menjadikan prajurit TNI yang selalu tanggap, sigap dan waspada terhadap segala situasi.

Seperti saat pelaksanaan latihan kesiap siagaan yang diikuti oleh 157 personel Kompi 52/Barong di Markas Batalyon Kavaleri 5/DPC Karang Endah, pada Senin pagi (1/4/2019) sekitar pukul 07.00 WIB.

Ratusan prajurit di lokasi tersebut terlihat berhamburan bergegas kumpul cepat disertai peralatan lengkap di lapangan sesaat bunyi sirine alarm dari pengeras suara dan lonceng penjagaan markas itu terdengar.

Baca Juga:  Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Kemudian dilanjutkan pengecekan personel dan material, kelengkapan alat peralatan yang digunakan, termasuk Prosedur Tetap (Protap) perbekalan isi ransel masing-masing prajurit selama 3 hari kedepan, serta kesiapan kendaraan untuk pergeseran pasukan.

“Ini latihan kesiapsiagaan prajurit Kavaleri. Pemeriksaan rutin, prosedur tetap (Protap) Ransel dengan waktu siap bergerak 3 hari,” ujar Komandan Batalyon Kavaleri 5/DPC Karang Endah, Letkol Kav Shawaf Al Amien SE melalui Komandan Kompi 52/Barong, Kapten Kav Danu Dewa Bratha usai kegiatan di Markas Yonkav 5/DPC Karang Endah, Senin (1/4/2019).

Menurutnya, uji kemampuan prajurit ini juga untuk membuktikan bahwa Kompi 52/Barong Yonkav 5/DPC siap melaksanakan tugas jika sewaktu-waktu mendapatkan perintah tugas dari komando saat pelaksanaan Pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

Baca Juga:  Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas

“Prajurit Yonkav sewaktu-waktu selalu siap operasional kapanpun dan dimanapun untuk dikerahkan sesuai dengan tuntutan tugas dari pimpinan,” tutur Kapten Kav Danu.Apalagi, sambung dia, dalam menghadapi pengamanan pemilu pada 17 April 2019.

Prajurit TNI juga harus siap setiap saat melaksanakan tugas BKO, sehingga latihan ini dianggap perlu guna membangun jiwa prajurit yang siaga.“Dengan memiliki kesiapsiagaan yang sangat tinggi, seluruh prajurit akan mampu menghadapi tugas apapun bentuknya.

Kita semua tahu bahwa prajurit tidak pernah tahu kapan akan digerakkan, tapi yang harus tertanam dalam jiwa prajurit adalah kesiapsiagaan menjadi yang utama,” pungkasnya. (jun/saf)

Berita Terkait

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA
CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel
Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab
RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎
Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan
KI Sumsel Sentil Parpol: Jangan Cuma Terbuka di Pusat‎
Klaim Sumsel Surplus Beras: Beras Premium 5 Kilogram Langka di Pasaran, Bulog Ngaku Stok Terbatas
Presiden Prabowo Dijadwalkan Kunjungi Karhutla di Tanjung Lago, Tiba di Palembang Siang Ini

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:17 WIB

EMERGENCY! Pengamat Minta Gubernur Tetapkan Sumsel sebagai Provinsi Siaga ISPA

Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:48 WIB

CACA-FPMP Desak APH Bongkar Skandal Rp70 Miliar Sekretariat DPRD Sumsel

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Kapolda Rony Samtana Janji Evaluasi “All-in” Soal Bentrokan Lukai Wartawan hingga Pencopotan Dirintelkam, Koalisi Pers Sumsel Desak Tanggung Jawab

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

RAPBD Perubahan Sumsel 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Daerah Disepakati Rp9,5 Triliun ‎

Kamis, 24 September 2026 - 12:25 WIB

Kinerja DPRD Sumsel 2 Tahun Dinilai Memprihatinkan: Dari Borosnya APBD hingga Lemahnya Pengawasan

Berita Terbaru