Wisata Sekanak Lambidaro, Terkesan Setengah Hati (?)

- Jurnalis

Rabu, 16 November 2022 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan Sekanak Lambidaro

Kawasan Sekanak Lambidaro

“Iya. Sebab masyarakat hanya boleh menyemarakkan suasana di sana hanya Sabtu dan hari Minggu saja,” ujar Idham.

Padahal, kalau saja kawasan destinasi wisata Sekanak Lambidaro itu diberdayakan setiap malam seperti Malioboro Yogyakarta, situasi di sana bakal hidup, sekaligus mampu menghidupi perekonomian rakyat.

“Dengan hanya diberdayakan pada Sabtu dan hari Minggu saja, kesannya hanya setengah hati untuk membantu mengangkat nilai UMKM pasca pandemi COVID-19,” katanya.

Andaikan kawasan itu dibuka setiap malam, Idham yakin bisa menggelorakan geliat perekonomian rakyat. “Dengan demikian bisa mengalokasikan perputaran uang rakyat yang mampu memberi manfaat bagi pendapatan asli daerah (PAD) ini,” tukasnya.

Dalam kaitan itu, katanya, FPB Sumsel berusaha keras membantu pemerintah mengimbau para pengusaha kecil
untuk mengisi ruang dagangan dalam bentuk panganan khas Palembang. Apa itu ?

“Yah seperti model gandum caro bingen. Yakni makanan lama berkuah pati sari daging sapi yang jarang kita temui saat ini,” katanya.

Baca Juga:  Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele

Kawasan Sekanak Lambidaro, harus diangkat lewat tradisi budaya secara keseluruhan. Misalnya, jika pemerintah berusaha membangun keindahan, warga setempat perlu mendukung sepenuhnya.

Warga, kata Idham, perlu membersihkan lingkungan, mengecat rumah, dan mengatur perangkat yang ada di sekitarnya. Dengan cara itu dapat mendukung keindahan lingkungan wisata Sekanak Lambidaro.

Selain itu, Pemkot Palembang perlu membangun panggung hiburan. Di pentas itu, nantinya bisa digunakan sebagai tempat mengekspresikan seni dan budaya. “Ada artis dari ibukota, misalnya, bisa tampil di panggung itu,” kata Idham.

Idham Rianom juga menyarankan agar pengelolaan Sekanak Lambidaro bisa diberdayakan seperti Pasar Malam tempo dulu. “Ingat pasar malam di tahun 1960, 1970, hingga ke tahun 1980-an. Meski sederhana, tapi ramai dan merakyat,” katanya.

Seperti inisiator Pondok Kuliner Barokah Fauzi Rahman, Bunda Susie, Muhyin dan Merry, sudah berusaha keras untuk membantu mengangkat nilai-nilai ekonomi kerakyatan. “Ini yang patut kita dukung sepenuhnya,” kata Idham.

Baca Juga:  Kompetisi DANCOW Indonesia Cerdas Perdana Hadir di Palembang, SD Patra Mandiri 2 Maju Babak Final

Idham juga membeberkan tentang Pondok Barokah itu akan dibuka di 18 kecamatan di Kota Palembang. Kondisi positif seperti ini bisa mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan, sehingga mampu mencukupi kebutuhan keluarga mereka. “Ini bentuk nyata FPB Sumsel membantu pemerintah dan masyarakat.”

Inilah kontribusi nyata dari FPB sebagai bentuk kepedulian bagi masyarakat kecil. Sementara itu, sebagai pendiri FPB Sumsel, H Yunani Abu Hasan, Kms Idham Abu Bakar, Ketua Lembaga Pemberdayaan Wanita, Srikandi FPB Sumsel akan mendukung sepenuhnya usaha Pemkot Palembang menciptakan kawasan wisata Sekanak Lambidaro.

Selain usaha itu, harus ada hiburan, ada aktivitas permainan kim (tapi bukan tempat perjudian), serta diadakan untuk keterampilan yang menghibur masyarakat. Idham yakin, suasana wisata Sekanak Lambidaro bisa berkembang secara permanen seperti sentra wisata Malioboro di Yogjakarta. (Anto Narasoma)

Berita Terkait

DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎
Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH
Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎
FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎
Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎
Dualisme Penanganan Parkir Rajawali Village, PT Kuala Permai Soroti Langkah DPRD
Aksi Pengoplosan LPG di OKU Timur Terbongkar, Tersangka Terancam 6 Tahun Kurungan
PN Palembang Tegaskan Eksekusi Lahan Eks Cineplex Cinde Sah, Perlawanan Tergugat Tak Hentikan Pelaksanaan

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:18 WIB

DPW PKB Sumsel Buka Suara Soal Tudingan Penipuan, Siap Lapor Balik Pelapor jika tak Terbukti ‎

Sabtu, 27 Juni 2026 - 08:39 WIB

Gelombang Amarah Mahasiswa Guncang UPGRIP, Desak Sikap Tegas Rektor Soal Dugaan Pelecehan Seksual, hingga Ketetapan BPH

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:22 WIB

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:09 WIB

FORKA UPGRIP Kecam Penyegelan Kantor BPH, Sebut Cederai Marwah Kampus ‎

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Konkerprov PGRI Sumsel I/2026 Soroti Dinamika Organisasi hingga Perlindungan Guru ‎

Berita Terbaru

Bayumie Syukri AP MSi, Praktis Pendidikan dan Ketua Komunitas

Headlines

Menemukan Kembali Jiwa Pendidikan di Lembar Rapor ‎

Jumat, 19 Jun 2026 - 22:22 WIB