WIDEAZONE.COM, INDRALAYA — Warga Komplek Taman Gading Dusun II RT 7, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, mengeluh akan parahnya pengolahan limbah di PT Sumatera Prima Fiberboard (SPF).
Sebab, selama 2 bulan terakhir ini, warga selalu disuguhi debu sisa yang keluar dari cerobong asap pabrik.
Seorang warga mengatakan, selama beberapa bulan terakhir, PT SPF diduga melakukan pencemaran lingkungan. Hal itu terlihat dari buruknya pengolahan limbah yang dilakukan perusahaan kayu lapis itu. Sehingga menimbulkan polusi udara dan mengganggu warga sekitar.
Sehingga Limbah debu yang dikeluarkan PT Sumatera Prima Fiberboard (SPF) akhir-akhir ini membuat warga sekitar terutama warga Komplek Taman Gading mengeluhkan gatal-gatal.
Hal ini yang dikatakan warga Taman Gading Ris, Kamis Kemarin (30/1/2020) menurutnya untuk limbah debu ini sudah berlangsung sejak desember lalu dan sangat menggangu aktifitas serta kesehatan warga sekitar.
“Akibat dari debu ini, kami merasa gatal-gatal, batuk, mual-mual, apalagi bau menyengat, terasa sekali saat malam hari. Debu yang berterbangan sangat banyak dan jelas hal ini menganggu pernafasan kami,” kata Ris, keluh warga
Lanjut Ris, “tolonglah agar kiranya ada solusi terkait masalah ini, agar kami bisa tenang tidak lagi ada debu, bau dan juga bising, karena kejadian seperti ini sudah lama terjadi,” bebernya.
Selain itu, Kadus III Desa Palem Raya Pik menjelaskan, bahwa dalam beberapa minggu terakhir ini ada keluhan dari warga, masalah pencemaran debu hasil produksi dari PT. SPF yang terletak di pemukiman warga di desa palemraya.
“Jadi dengan adanya pencemaran debu ini masyarakat disekitar pabrik merasa resah akibat tercemarnya lingkungan, pernapasan hingga ke rumah-rumah dan pakaian setelah dijemur kemudian dipakai masih tetap merasa gatal,” jelas Kadus III Palem Raya.
Ia menambahkan, begitupun dari halaman rumah dan juga di perabotan rumah sampai kedalam rumah.
“Jadi kami untuk antisipasi dari pihak RT dan Kadus untuk sementara sebelum ada solusi dari pihak perusahaan kami diusahakan untuk menjaga kesehatan diusahakan memakai masker,” tambahnya.
Sementara itu, pihak management PT. SPF ketika hendak dikonfirmasi terkait masalah limbah debu dan bau ini belum bisa dikonfirmasi, hingga berita ini diturunkan.(**)
Laporan Arman
Editor Abror Vandozer



![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-225x129.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-225x129.jpg)


![Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah [BPKAD] Kota Palembang Ahmad Nashir](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260930-WA0005-129x85.jpg)

![Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian (kiri), saat menyerahkan Badan Pusat Statistik [BPS] Awards 2026 kategori Perusahaan/Asosiasi bertajuk](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260929-WA0042-129x85.jpg)



![Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah [APBD] Provinsi Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2026 disepakati sebesar Rp9,534 triliun, turun Rp213,16 miliar atau 2,19 persen dibandingkan APBD Induk 2026 yang mencapai Rp9,747 triliun.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260926_205852_350@-1377407375_copy_3194x1843-360x200.jpg)

![Wakil Ketua Komisi Informasi Sumsel Haidir Rohimin didampingi Komisioner KI Sumsel Hadi Prayogo, Yoppy Van Houten saat melakukan monitoring dan evaluasi [monev] dengan Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel H Nopianto, Selasa 8 September 2026.](https://wideazone.com/wp-content/uploads/2026/09/IMG_20260908_123130_982_copy_3264x2079-360x200.jpg)
