Warga Desa Datar Lebar Gempar, Atas Temuan Mayat di Sungai

- Jurnalis

Selasa, 7 Mei 2019 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WIDEAZONE.COM, MUARA ENIM — Warga Desa Lebar digemparkan atas di temukanya Mayat, Mislan (30) Warga Kampung Trans, Desa Datar Lebar, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), ditemukan tak bernyawa lagi, di salah satu aliran sungai di wilayah itu, Selasa (7/5/2019) sekitar pukul 11.00 wib.

Berdasarkan informasi yang berhasil di himpun menyebutkan, Korban sudah beberapa hari ini tak pulang ke rumah, setelah berangkat mancing.

Menurut keterangan orang tua korban, Siron (70) dan ibunya Sumina (60), pada Hari Sabtu malam, sekitar pukul 2.00 wib, korban berangkat sendirian mancing ke tepi sungai, sebelum berangkat korban sempat minta izin kepada kedu orangtuanya.

Baca Juga:  Kapolres OKU Timur Tak Berikan Toleransi bagi Pelaku Karhutla

“Dia sempat pamit ke kita, namun sampai pagi anak ini tak juga pulang, kami mencoba mencari, namun tak jua kami temukan,” tutur Siron.

Siron menambahkan, sudah berapa hari Mislan belum juga pulang ke rumah. Karena usaha sia-sia kemudian pihaknya melaporkan kejadian tersebut kepada kepala Desa Datar Lebar. “Kami benar-benar sangat kalut, karena anak kami ino punya riwayat penyakit ayan,” ujar dia.

Baca Juga:  Bangun Dulu, Urus Izin Belakangan? Polemik Tower Mandiri Jadi Sorotan

Kepala Desa Lebar, Edwar Poni bersama warga mencari korban dengan cara menyelusuri sungai, setelah beberapa jam pada akhirnya korban di temukan sudah meninggal dunia tersangkut di antara pohon yang roboh dan di cela-cela bebatuan.

Selanjutnya warga membawah jenazah ke rumah korban untuk di semayamkan. (agustiawan/zulkarnain)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien
Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan
Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah
Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki
DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik
Pembunuhan Sadis Perempuan di Muara Enim Dipicu Hal Sepele
Wagub Sumsel Cik Ujang Hadiri Harlah ke-10 Ponpes Hidayatullah Mubtadiin
Diduga Gelapkan Hak Perangkat Desa Rp700 Juta, Kades Betung Dilaporkan ke Polda Sumsel

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan di ICU RSUD Martapura Memanas, Manajemen Bantah Tuduhan Keluarga Pasien

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:51 WIB

Perumda Tirta Musi Pastikan Pasokan Air Bersih Aman Selama Kemarau, Perluasan Jaringan Jadi Tantangan

Senin, 13 Juli 2026 - 16:26 WIB

Soal Belasan Rumah Warga Retak Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Adhi Karya: Perbaikan Siap, Nilai Ganti Rugi Belum Ada Titik Tengah

Senin, 13 Juli 2026 - 11:25 WIB

Belasan Rumah Warga 24 Ilir Palembang Retak Diduga Imbas Proyek Tower Bank Mandiri, Baru Empat Diperbaiki

Senin, 29 Juni 2026 - 19:32 WIB

DPRD Sumsel Jamin 320 Siswa SMA 11 dan SMA 20 Aman di Dapodik

Berita Terbaru

Bayumi AP SE MSi [Praktisi Pendidikan dan Ketua Komunitas]

Opini

Memaknai Kemerdekaan: Dari Ruang Kelas untuk Indonesia

Jumat, 21 Agu 2026 - 10:23 WIB

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Sastra

PALUNG LAUT DALAM LUKISAN YAYA MARIA

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:47 WIB

Sebanyak 115 anak dan remaja dari 20 kecamatan di Kabupaten OKU Timur mengikuti Festival Anak Shaleh Indonesia [FASI] Tahun 2026. Kegiatan perdana di tingkat kabupaten ini dibuka Bupati OKU Timur Ir H Lanosin MT MM di Balai Rakyat Setda OKU Timur, Rabu 19 Agustus 2026.

Advertorial

FASI di OKU Timur, Bupati Enos Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Kamis, 20 Agu 2026 - 08:21 WIB